Polisi Tangkap Pasutri Pelaku Perdagangan Manusia ke Cina

Polisi Tangkap Pasutri Pelaku Perdagangan Manusia ke Cina

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (foto - ist)

Jakarta - Mabes Polri mengamankan pasangan suami - istri berinisial AMW dan VV, lantaran diduga melakukan tindak pidana perdagangan manusia. Kedua pelaku ditangkap di Kompleks Surya Sampurna Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak Kalimantan Barat.
 
Saat penangkapan, polisi menemukan sejumlah warga negara asing yang tinggal di sana. "Rabu 12 Juni 2019 pukul 19.30 WIB, ada orang asing yang tinggal di sebuah rumah di daerah Purnama,Kota Pontianak. WN Cina itu diduga menikah dengan WNI," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (24/6/2019).
 
Menurutnya, AMW mulai menjalankan bisnis ilegal tersebut sejak Mei 2019. Diketahui, ia mendapat keuntungan hingga Rp 70 juta dari setiap wanita korban yang berhasil dikirim ke Cina.
 
"Cara merekrut korban dengan meminta bantuan 'mak comblang' untuk dicarikan korban calon pengantin. Mak comblang membawa korban bertemu dengan AMW lalu menjodohkan dengan WNA," latamya.
 
Di rumah pelaku, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga korban yang bakal "dijual". Mereka diiming-imingi kehidupan yang layak di Cina dan dijanjikan diberi uang sebesar Rp 20 juta bila bersedia menikah dengan WNA.
 
"Para korban yakni AS (WNI) dan WNA Cina seorang wali nikah Tang Sui Bie (56) dan.yang menikah Qu Bai Yun (29), Bai Yan Fen (28), Mu Xiao Bo (28), Tang Xiubi (56), Zhan Jing Chao (29), Sun Zhen Jian (27), Liu Jin Zhou (28)," beber Dedi.
 
Dari para pelaku, petugas turut mengamankan enam ponsel. uang tunai Rp 1,1 juta, Surat perjanjian pernikahan, kuitansi dan satu paspor atas nama Tang Xiubi. (Jr.)**
.

Tags:,