Munas Golkar Dijaga Lima Lapis Keamanan

Munas Golkar Dijaga Lima Lapis Keamanan

Ketua Umum DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta (tengah) berjalan bersama sejumlah fungsionaris Golkar Bali seusai mengadakan rapat koordinasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, Sabtu (29/11) ANTARA

Nusa Dua - Dalam skema pengamanan Musyawarah Nasional (Munas) IX yang digelar di Bali International Convention Centre The Westin Resort, Nusa Dua, Bali,  Partai Golongan Karya telah mempersiapkan lima lapis pengamanan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta, skema lima lapis pengamanan itu untuk menjaga situasi di Pulau Bali agar tetap kondusif. "Kita buatkan pengamanan lima lapis agar tercipta situasi yang kondusif," kata Sudikerta usai rapat, Sabtu (29/11/ 2014).

Sebagai tujuan wisata internasional, lanjutnya keamanan Bali adalah hal yang mutlak. Jika tidak, tentu dapat mengganggu laju industri pariwisata yang menjadi penyangga ekonomi masyarakat Bali. "Bali harus tertib, aman, agar kunjungan masyarakat internasional dan nusantara tetap berlangsung," ujarnya. 

Sudikerta menampik, jika pengamanan ketat dilakukan karena ada potensi kericuhan yang terjadi menjelang Munas. "Tidak begitu. Apapun itu, kita harus melakukan pengamanan yang intensif di Bali ini," katanya.

Ia  pun telah berkoordinasi dengan desa adat di sekitar Nusa Dua untuk meminta pecalang (keamanan desa adat) untuk ikut berpartisipasi mengamankan jalannya Munas. "Kita libatkan pecalang, kita ajak bersama-sama mewujudkan keamanan Bali. Desa adat yang sudah kita koordinasikan adalah Desa Adat Bualu, Peminge, Tanjung Benoa dan Desa Adat Kampial," katanya.

Selain pecalang, menurut Sudikerta, pengamanan Munas juga melibatkan sejumlah ormas. "Untuk ormas mereka berpartisipasi aktif sendiri," ujarnya. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:politik,