'Tol Anyar Bandung' Ruas Dago - Punclut, Ini Respons Dishub

'Tol Anyar Bandung' Ruas Dago - Punclut, Ini Respons Dishub

Gerbang 'Tol Anyar Bandung' jalan alternatif Dago - Punclut. (foto - Facebook)

Bandung - Adanya pungutan biaya Rp 3.000 di jalan perumahan Citra Green Dago Bandung terhadap kendaraan yang melintas viral di media sosial. Netizen pun menjuluki sistem gerbang berpalang di perumahan yang jadi jalur alternatif Dago - Punclut itu "Tol Anyar Bandung".
 
Menanggapi hal itu, Dinas Perhubungan Kota Bandung turun langsung menyelesaikan masalah itu,  bertemu pihak manajemen perumahan Citra Green Dago, pada Selasa 25 Juni. Tujuannya cari solusi agar pungutan itu dihentikan sampai mendapatkan izin.
 
"Alhamdulillah mereka kooperatif. Setelah kita memberikan masukan dan saran, hari itu juga gate langsung dibuka, dan tidak dipungut untuk retribusi atau biaya lewat," kata Kabid Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Kuswara, Sabtu (29/6/2019).
 
Ia mengatakan, pihak PT DAM selaku pengelola perumahan Citra Green Dago mengaku tidak tahu, dalam penyelenggaraan tempat parkir berbayar harus mendapat izin, meski kendaraan hanya melintas.
 
Menurutnya, setiap kompleks perumahan yang melakukan sistem gerbang berpalang berbayar harus mendapatkan izin dari Dishub dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung.
 
"Sebelum ada izin, tolong jangan dipungut dulu uang karena harus ada payung hukumnya, meski itu jalan kompleks sendiri," tegas Asep.
 
Ia menambahkan, jalan berbayar di perumahan Citra Green Dago sudah diberlakukan selama dua bulan, dengan alasan untuk pemeliharaan jalan dan kebersihan. "Jadi di gerbang masuk bayar tiga ribu, tapi tidak melampirkan kuitansi dan karcis," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait