Gelombang Panas Eropa Suhu Perancis Berpeluang tertinggi

Gelombang Panas Eropa Suhu Perancis Berpeluang tertinggi

Suasana di Kota Paris perancis ketika dilanda gelombang panas. (foto - Getty Images)

Paris  -  Suhu  di  Perancis  terus  meningkat  hingga  berpeluang  mencapai  rekor  tertinggi,  pada  akhir  pekan  ini.  Suhu  itu juga menyelimuti negara di kawasan Eropa lainnya, hingga mengakibatkan dua orang meninggal di Spanyol.
 
Dilansir AFP, Sabtu (29/6/2019) satu korban meninggal merupakan seorang remaja yang awalnya merasa pusing ketika membantu memanen gandum di wilayah Andalusia Selatan. Remaja itu lalu berenang untuk menenangkan diri
 
Berdasarkan keterangan pemerintah daerah setempat, remaja itu pingsan dan kejang-kejang lalu dilarikan ke rumah sakit di Kota Cordoba. Namun, nyawa remaja itu tidak tertolong.
 
Korban lainnya yakni seorang laki-laki berusia 93 tahun yang mengalami pingsan kemudian meninggal dunia, akibat suhu panas di Kota Utara Valladolid. Kematian akibat suhu yang panas juga telah dilaporkan di Italia, Perancis dan Jerman.
 
Perancis saat ini tengah bersiap menghadapi suhu paling panas dalam sejarah. Suhu diperkirakan mencapai 45,9 derajat Celcius di selatan. Suhu itu mengalahkan rekor sebelumnya, yang hanya 44,1 derajat Celcius pada bencana gelombang panas Agustus 2003 lalu.
 
 
 
Pada tahun itu, hampir 15.000 orang diperkirakan telah meninggal karena kepanasan. Setiap pemerintahan di kawasan Eropa menyatakan, kepada seluruh warganya agar waspada selama gelombang panas.
 
Di Montpellier, Suzette Allegre yang berusia 81 tahun bangun lebih awal untuk berbelanja. Pada pukul 08.00 pagi ia sudah bergegas untuk pulang ke rumah, karena suasana terik yang mulai muncul.  "Matahari sudah panas terik dan Anda bisa mencium bau polusi," katanya.
 
Sebelumnya, wilayah Montpellier dan kota terdekat Nimes menjadi tempat rekor suhu terpanas pada tahun 2003, selain Marseille serta Avignon. Kegiatan wisatawan pun dibatalkan di empat area, termasuk semua cabang olahraga. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,