Assembly ‘Prophet Sulaiman, The Wise King’ Pukau Penonton

Assembly ‘Prophet Sulaiman, The Wise King’ Pukau Penonton

Assembly ‘Prophet Sulaiman, The Wise King’ SD Edu Global di Mayang Sunda Bandung. (foto - EGS)

Bandung - Pertunjukan Assembly dari SD Edu Global yang dilaksanakan pada hari Jumat 21 Juni 2019 lalu, sukses membuat penonton terpukau. Drama musikal yang diperankan oleh 57 siswa tersebut membuat para orangtua siswa merasa sangat bangga.
 
Assembly tersebut menceritakan kisah Nabi Sulaiman A.S, beliau putra Nabi Daud  A.S. Sebelum Nabi Daud A.S meninggal, Nabi Sulaiman A.S dilantik menjadi putra mahkota menggantikan Nabi Daud A.S. Ia sebagai raja yang mewarisi tahtanya dan juga sebagai Nabi, yang melanjutkan menyiarkan risalah kenabiannya untuk disampaikan kepada umatnya.
 
Absyalum yang merupakan kakak dari Nabi Sulaiman A.S murka dan tidak terima akan keputusan sang Ayah, karena merasa dilangkahi oleh adiknya. Ia beranggapan, dialah yang sepatutnya menjadi putra mahkota, sebagai pewaris pertama kerajaan tersebut.
 
Karena sikap dengki dan iri hati, Absyalum beserta pasukannya mendatangi Nabi Sulaiman A.S untuk berperang. Dalam keadaan tersebut, pasukan Nabi Sulaiman A.S tidak memiliki pilihan lain, selain membalas serangan Absyalum. Absyalum akhirnya tewas di tangan panglima Nabi Sulaiman A.S.
 
Karunia Allah SWT yang dianugerahkan kepada Nabi Sulaiman A.S yang kemudian dikenal sebagai mukjizatnya, yakni dapat mengerti bahasa binatang dan mampu menguasai bangsa jin.
 
Dengan kemampuannya itu, Nabi Sulaiman A.S yang dapat berbicara dengan binatang pun mendapat laporan dari burung Hud-Hud utusannya, ada kerajaan lain selain kerajaannya. Di mana kerajaan itu merupakan milik Ratu Balqis, sang penyembah matahari.
 
Mendengar laporan tersebut, Nabi Sulaiman A.S membuat sepucuk surat dan memerintahkan kepada burung Hud-Hud, untuk kembali memberikan surat itu kepada Ratu Balqis.
 
Surat tersebut berisi seruan untuk menyembah Allah SWT, dengan menyatakan bahwa Allah yang telah menganugerahi kerajaan yang besar itu, karena itu Allah SWT wajib disembah dan janganlah menyembah selain-Nya.
 
Hal itu mempertemukan Nabi Sulaiman A.S dengan Ratu Balqis beserta para utusannya. Dengan segala kebijakan dan kerendahan hatinya, Nabi Sulaiman berhasil membujuk Ratu Balqis untuk menghilangkan kebiasaannya menyembah matahari.Sang Ratu pun mengikuti ajaran Nabi Sulaiman A.S, yakni menyembah Allah SWT. (Desya Ismya NG)** 
.

Categories:KopiSore,
Tags:,