Mulai Senin 1 Juli 2019, Bandara Kertajati Beroperasi Penuh

Mulai Senin 1 Juli 2019, Bandara Kertajati Beroperasi Penuh

Mulai Senin 1 Juli 2019 Bandara Kertajati mulai beroperasi penuh. (foto - ist)

Bandung - Bandara  Internasional  Jawa  Barat  (BIJB)  Kertajati  mulai  beroperasi  secara  penuh, mulai Senin (1/7/2019). Hingga pukul 06.00 WIB, Bandara Kertajati telah melayani empat penerbangan.

Menurut VP Operation and Performance PT BIJB Agus Sugeng Widodo, puncak jam sibuk penerbangan di Bandara Kertajati bakal terjadi antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Dari data yang telah dikantongi pihak pengelola, Bandara Kertajati akan melayani hingga 21 penerbangan.

"Hari ini kita sudah mulai full. Antara lain Lion Air ada 11 penerbangan, besok akan jadi 13 penerbangan. Citilink akan ada 6 penerbangan, Garuda 1 penerbangan dan Air Asia 1 penerbangan," katanya.

Sementara itu, Direktur BIJB Kertajati Muhamad Singgih mengatakan, setelah diberlakukannya peralihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Kertajati tercatat telah melayani 3,782 penumpang per 1 Juli 2019.

Jumlah itu dari 36 pergerakan pesawat dengan rute take off  ke Denpasar, Medan, Palembang, Lombok, Banjarmasin, Pekanbaru, Balikpapan, Pontianak, Batam, Surabaya dan Makasar. Sedangkan kedatangan terdiri atas Surabaya, Denpasar, Pekanbaru, Banjarmasin atau setelah diberlakukannya peralihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung.Medan, Palembang, Batam, Makassar, Balikpapan, Lombok dan Pontianak.

Artinya, ada 18 take off dan 18 landing di Bandara Kertajati hari ini, dengan jumlah penumpang yang mendekati 3.800 orang," katanya. Dari jumlah itu, penerbangan dengan tujuan Medan, Balikpapan dan Denpasar serta Batam berada dalam kategori load factor (LF) di atas 90 persen.

Sedangkan rute Batam yang menggunakan maskapai Lion Air mencapai 100 persen. "Jika dirata-ratakan LF dari penerbangan ada di angka 70 persen," tegas Singgih. Fasilitas BIJB berada dalam kategori siap dan berfungsi maksimal. Namun, pihaknya masih mengoptimalkan sosialisasi kepada seluruh calon penumpang untuk ketersediaan transportasi ke BIJB.

"Layanan antarmoda ternyata masyarakat masih ada yang bingung, padahal sudah ada stasiun khusus, di mana dalam satu stasiun ada 12 moda yang melayani. Dari situ karyawan kita kerahkan untuk membantu penumpang yang datang ataupun pergi untuk mengarahkan".

Layanan moda transportasi untuk menjangkau bandara sudah dipersiapkan. Sembilan daerah mendapat layanan transportasi massal dari bus dan travel serta taksi online, yang jadwal keberangkatan dan kepulangannya menyesuaikan dengan jadwal penerbangan.

Sembilan daerah tersebut yakni Bandung, Sumedang, Tasikmalaya, Purwakarta, Indramayu, Cikarang , Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Bahkan, PT BIJB merangkul Perum Damri menggratiskan dari dan menuju bandara untuk warga Bandung selama satu bulan, sebagai bentuk kompensasi perpindahan rute. Diskon juga diberikan rata-rata 30 persen pada penumpang yang akan terbang. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,