Cemburu, Pria Nekat Aniaya dan Telanjangi Pacarnya di Jalanan

Cemburu, Pria Nekat Aniaya dan Telanjangi Pacarnya di Jalanan

Polres Buleleng ungkap tersangka dan barang bukti. (foto - ist)

Buleleng - Komang Mara (43) ditangkap aparat Polres Buleleng lantaran menganiaya dan menelanjangi kekasihnya berinisial DSL (28). Komang tega melakukan itu karena terbakar cemburu, dan kesal karena sang pacar tidak mau diajak menikah.
 
"Pacarnya jadi korban, terus karena pelaku cemburu akhirnya dia melakukan seperti itu," kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, Rabu (3/7/2019). Peristiwa itu berawal pada 24 Juni lalu, saat pelaku berkunjung ke kafe tempat korban bekerja di kawasan Pantai Penimbangan Kabupaten Buleleng.
 
Korban merupakan perempuan asal Tasikmalaya yang bekerja sebagai pelayan. Saat itu pelaku melihat korban yang telah dipacarinya 2,5 tahun melayani tamu pria. Esoknya pelaku kembali mendatangi korban di kafe lalu korban memesan taksi online untuk pulang. Di situ pelaku meminta korban untuk mau menikah dengannya.
 
"Dia mengajak korban menikah karena cemburu melihat korban melayani tamu laki-laki, tapi korban menolak karena pelaku sudah punya istri," kata Sumarjaya.  Akibat penolakan itu, pelaku tidak terima dan mengejar taksi yang ditumpangi korban dengan sepeda motornya.
 
Pelaku lalu minta sopir taksi menghentikan kendaraannya di Jalan Raya Seririt Singaraja Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Bali. Pelaku turun dan membuka pintu serta menarik paksa korban dan membawanya keluar.
 
"Di belakang kendaraan tersangka melakukan kekerasan dengan cara memukul korban berulang-ulang, serta merobek pakaian yang korban kenakan hingga tinggal pakaian dalam," katanya.
 
Melihat hal itu, sopir taksi langsung mengambil motor pelaku dan melaporkan ke pihak kepolisian. Sementara pelaku menarik paksa korban ke dalam taksi untuk melakukan perbuatan tidak senonoh. Korban bisa terselamatkan setelah polisi tiba di lokasi.
 
Dari kesaksian sopir taksi, saat korban di TKP masih tetap dihajar secara membabi buta oleh pelaku. Korban berusaha masuk ke dalam mobil dan pelaku kembali melakukan kekerasan dengan cara tangan kiri mencekik korban dan tangan kanan meremas payudara korban.
 
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) dan Pasal 289 KUHP tentang penganiayaan dan perbuatan cabul. Ancaman hukumannya 2 hingga 9 tahun penjara. (Jr.)**
.

Tags:,