Galih Ginanjar Diperiksa 13 Jam dalam kasus 'Bau Ikan Asin'

Galih Ginanjar Diperiksa 13 Jam dalam kasus 'Bau Ikan Asin'

Galih Ginanjar didampingi pengacaranya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. (foto - ist)

Jakarta - Galih  Ginanjar  sebagai  saksi  terlapor  dalam  kasus  'bau ikan asin'  selesai menjalani pemeriksaan Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Galih diperiksa 13 jam dan dicecar 46 pertanyaan, meski tak merasa tertekan oleh penyidik.
 
"Merasa tertekan enggak sih, saya tenang-tenang saja menjalani ini semua. Saya di sini jalani pemeriksaan dengan merasa sangat nyaman," kata Galih kepada wartawan di Polda Metro Jaya Jakarta, Sabtu (6/7/2019) dinihari.
 
Galih menyampaikan hal itu setelah mengikuti proses pemeriksaan, mulai dari Jumat 5 Juli hingga Sabtu 6 Juli dinihari. Menurutnya, dirinya juga akan siap menghadiri proses pemanggilan dari penyidik selanjutnya," katanya.
 
Sementara itu, Rihat Hutabarat pengacara Galih menyatakan, kliennya dicecar sebanyak 46 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan tersebut utamanya mengacu pada seputar proses pembuatan video di YouTube.
 
"Ada 46 pertanyaan. Pertama, yang diminta keterangan terkait proses pembuatan video YouTube sampai selesai. Kedua, yang sangat lama dalam proses pemeriksaan 32 menit itu YouTube tadi. Ketiga, setelah selesai beredarnya, viral YouTube ini," tegas Rihat.
 
Seperti diketahui, Galih Ginanjar dan pasangan YouTuber, Rey Utami-Benua dipolisikan oleh Fairuz A Rafiq setelah konten video Galih saat diwawancara Rey Utami beredar di media sosial. Fairuz pun telah diperiksa polisi terkait laporannya itu.
 
Kasus itu sendiri telah ditingkatkan ke penyidikan. Namun polisi belum menentukan tersangka. Laporan Fairuz tertuang dalam laporan bernomor LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus.
 
Terlapor, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua dilaporkan atas tuduhan Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,