Galih Akui Ungkapan 'Bau Ikan Asin' untuk Permalukan Fairuz

Galih Akui Ungkapan 'Bau Ikan Asin' untuk Permalukan Fairuz

Galih Ginanjar saat diperiksa di Polda Metro Jaya. (foto - ist)

 
Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan motif pesinetron Galih Ginanjar menyebut 'bau ikan asin' terkait mantan istrinya, Fairuz A Rafiq. Galih mengaku sengaja ingin mempermalukan Fairuz dengan kata-kata "bau ikan asin" yang diucapkannya.
 
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, motif itu diakui Galih saat pemeriksaan yang dilakukan, pada Jumat 5 Juli di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
 
"Dari keterangan Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, ya memang intinya yang bersangkutan mengakui ia mengatakan seperti itu (bau ikan asin). Motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya. Intinya untuk mempermalukan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/7/2019).
 
Galih diperiksa selama 13 jam dan dicecar 46 pertanyaan, pada Jumat lalu. Meski telah mengakui motifnya, Galih belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih saksi. Selain Galih, polisi akan memeriksa yang melakukan wawancara, yang merekam dan yang mengunggah video itu ke YouTube.
 
Pihaknya pun akan memeriksa dua YouTuber Rey Utami dan Pablo Benua, pada Rabu 10 Juli. "Nanti kita akan memeriksa kembali siapakah yang wawancara, siapa yang merekam, siapa yang mengupload, sedang kita pemeriksaan saksi," katanya.
 
Pemeriksaan itu seharusnya digelar pada Jumat 5 Juli, namun, keduanya meminta penundaan. "Rey minta penundaan karena pengacaranya ke luar kota. Ia minta penundaan hari Rabu besok. Kita berharap yang bersangkutan hadir dan besok juga kita panggil istrinya Galih," tegas Argo.
 
Diketahui, kedua orang itu merupakan pemilik channel YouTube yang menampilkan komentar pesinetron Galih Ginanjar soal 'bau ikan asin'. Argo juga menyebut kasus itu sudah dinaikkan ke tahap penyidikan. Artinya, telah ditemukan unsur pidana.
 
Namun, saat ini polisi belum mengumumkan tersangkanya. "Berkaitan dengan laporan Ibu Fairuz A Rafiq, itu sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, dan sudah dilakukan penyelidikan, sudah kita naikkan ke sidik," ujarnya.
 
Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa lima saksi yaitu pelapor dan sejumlah saksi yang melihat, mendengar, dan mengetahui peristiwa itu.  Selain itu pihaknya telah memeriksa dan meminta keterangan dari ahli. (Jr.)**
 
 
 
.

Categories:Nasional,
Tags:,