Tersangka Penghina 'Jokowi Mumi' Terancam 5 Tahun Bui

Tersangka Penghina 'Jokowi Mumi' Terancam 5 Tahun Bui

Ida Fitri penghina 'Jokowi Mumi' diperiksa di Mapolres Blitar. (foto - ist)

Blitar - Di hadapan penyidik, Ida Fitri penghina  'Jokowi Mumi' menangis. Pemilik akun Aida Konveksi itu meminta maaf dan tidak ditahan karena merawat anaknya yang sakit. Namun, meski telah minta maaf, pengusaha Butik Malang itu tetap terancam hukuman paling lama 5 tahun bui. 

Kasus yang menjerat Ida Fitri melanggar tiga pasal. Postingan di medsos telah memenuhi unsur pidana. Sebagaimana diatur dalam Pasal 45 a ayat 2 junto ayat 28 a UU RI No 19/2018 tentang perubahan UU No 11/2008 ttg ITE. Dan Pasal 207 KUHP penghinaan penguasa negara. 

"Dari hasil pemeriksaan dan keterangan para saksi termasuk tiga saksi ahli, postingan akun Aida Konveksi memenuhi unsur melanggar tiga pasal itu. Sehingga ancamannya hukuman penjara paling lama lima tahun," kata Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (8/7/2019).

Meniritnya, polisi setidaknya telah melaksanakan gelar perkara sebanyak tiga kali. Sebanyak 9 Saksi juga telah diminta keterangan, terkait postingan di beranda media sosialnya. 

Penetapan Ida Fitri sebagai tersangka juga terkesan hati-hati. Paling tidak, sejak dilaporkan, pada Senin 1 Juli lalu, baru hari ini Ida Fitri ditetapkan sebagai tersangka. "Ini kasus yang sensitif. Kami akan melaksanakan proses ini sesuai yang diharapkan dan sesuai prosedur," tegasnya. 

Surat panggilan pemeriksaan kepada tersangka Ida Fitri telah dilayangkan. Ia punya waktu 3 x 24 jam untuk memenuhi panggilan itu. Soal ditahan atau tidak, tergantung hasil penyidikan selanjutnya. "Nanti penyidik yang akan menentukan yang bersangkutan ditahan atau tidak," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,