Punya Organ Tersendiri Bayi Dempet di Bali Bisa Dipisahkan

Punya Organ Tersendiri Bayi Dempet di Bali Bisa Dipisahkan

Bayi dempet lahir di RS Santi Graha Seririt Buleleng yang dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar Bali. (foto - ist)

Denpasar - Kondisi  bayi  kembar  siam  yang  dirujuk  di  RSUP  Sanglah  Denpasar  Bali dalam  kondisi stabil. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kemungkinannya kedua bayi tersebut bisa dipisahkan.
 
"Dari pemeriksaan klinis kondisi pasien keduanya terpisah, yang terpenting organ internal terpisah. Kemungkinan bisa dipisahkan karena masing-masing bayi punya organ tersendiri," kata Penanggung Jawab Pasien dan Kepala Instalasi Ruang Rawat Inap Ibu dan Anak RSUP Sanglah dr. I Wayan Dharma Artana di Denpasar, Bali, Selasa (9/7/2019).
 
Menurut Artana, kedua bayi kembar siam itu hanya berdempet di bagian kulit. Masing-masing bayi memiliki organ secara terpisah. "Jadi masing-masing punya (organ) tersendiri, punya usus tersendiri, punya liver tersendiri dan paru-paru tersendiri, yang menyambung hanya kulit dan tulang dada," katanya.
 
Hanya saja, pihaknya masih belum bisa menentukan kapan proses pemisahan itu bisa dilakukan. Sebab, kedua putri Kadek Redita (24) dan Putu Ayu Sumadi (17) itu masih terus dimonitor kesehatannya.
 
"Hingga hari ke-6, kesimpulan itu masih terus berproses tujuannya untuk menstabilkan pasien. Setelah kondisi pasien baik dan bagus baru kita akan mengambil tindakan lainnya, terutama tindakan diagnostik," tegas Artana.
 
"Bagaimana jantungnya atau ususnya dan sebagainya, sehingga nanti kita bisa mempersiapkan pemisahan. Kami juga tidak bisa melakukan sendiri dan nanti akan berkonsultasi dengan dokter (ahli) Dr. Soetomo yang sudah berpengalaman".
 
Sementara itu, Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUP Sanglah dr. Ketut Sudartana menambahkan, pertumbuhan kedua bayi tersebut normal. Kedua bayi kembar dempet itu juga sudah minum ASI.
 
"Tubuh badan dalam batas normal, lalu toleransi minum sudah ada. Kita juga sudah mendapatkan transfer asi dari ibunya, mengingat ibunya belum bisa ke sini karena masih dirawat di rumah sakit di Singaraja. Jadi bayi sudah mulai minum asi sekarang," kata Sudartana.
 
"Sementara kondisi sirkulasi tekanan darah suhu badan sudah mulai stabil. Kita akan melakukan terus untuk kondisi nantinya sampai bayi bisa dilakukan pemisahan," tambahnya.
 
Seperti diketahui,  kedua bayi itu lahir di RS Santi Graha Seririt Buleleng Bali, pada Rabu 3 Juli. Kedua bayi kembar dempet yang lahir dengan berat 4,2 kg dan panjang 49 cm itu, lalu dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar, Kamis 4 Juli sekitar pukul 17.00 Wita. Kini keduanya masih berada di ruang NICU RSUP Sanglah Denpasar. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait