Gubernur Kepri Kena OTT, KPK Sita Ribuan Dolar Singapura

Gubernur Kepri Kena OTT, KPK Sita Ribuan Dolar Singapura

Pintu masuk Mapolres Tanjungpinang ditutup terkait pemeriksaan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun yang terjaring OTT Satgas KPK, Rabu 10 Juli 2019 malam. (foto - Batamnews)

Jakarta  -  Gubernur  Kepulauan  Riau  (Kepri)  Nurdin Basirun  diamankan  Tim  Satgas  Komisi  Pemberantasan  Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Diketahui, OTT tersebut terkait izin lokasi reklamasi, Rabu (10/7/2019) malam.
 
"Ya, ia diamankan terkait izin lokasi rencana reklamasi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan. Ada enam orang yang diamankan. Namun demikian, Febri belum menjelaskan identitas keenam orang tersebut.
 
Pihak yang diamankan langsung dibawa ke Mapolres Tanjungpinang kepulauan Riau. KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
 
Berdasarkan informasi, Nurdin diduga menerima suap terkait izin lokasi rencana reklamasi di Kepulauan Riau. Bersama Nurdin, tim penindakan mengamankan sejumlah uang dolar Singapura. "Diamankan uang 6 ribu dolar Singapura," kata Febri Diansyah.
 
Selain Nurdin, tim penindakan juga mengamankan lima orang lainnya. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan awal oleh tim penindakan. "Ada 6 orang yang diamankan tim dan dibawa ke Polres setempat. antara lain kepala daerah, kadis, kabid, PNS dan swasta," tegas Febri.
 
Sementara itu, pintu masuk Mapolres Tanjungpinang ditutup dan dijaga ketat para petugas berseragam lengkap dengan bersenjata laras panjang. Kasatreskrim Polres Tanjungpinang Ajun Komisaris Efendri Ali membenarkan, ada pemeriksaan di ruangan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.
 
"Benar ada pemeriksaan dari tim Jakarta," kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali. Namun demikian, ia tidak bisa menjelaskan mengenai kasus apa dan siapa pejabat yang diperiksa.
 
"Mohon pengertiannya ini bukan kapasitas saya untuk bicara, saya sendiri tidak bisa mendekat, tim penyidik sedang bekerja," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,