Tabrakan Kereta di Pakistan 15 orang Tewas Puluhan terluka

Tabrakan Kereta di Pakistan 15 orang Tewas Puluhan terluka

Kereta penumpang hantam kereta barang yang diparkir di Kota Rahim Yar Khan Pakistan. (foto - Getty Images)

Islamabad  -  Kereta  mengangkut  penumpang  menabrak  kereta  barang  yang  sedang  berhenti  di  Kota  Rahim  Yar Khan Pakistan. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan rumah sakit setempat menyatakan, sedikitnya 15 orang tewas dan 71 lainnya terluka.
 
Insiden itu terjadi di stasiun kereta api Walhar, sekitar 35 kilometer dari pusat kota Rahim Yar Khan Pakistan pada pukul 07.40 waktu setempat. "Kereta penumpang Akbar Express yang berangkat dari Bahawalpur ke Quetta menabrak kereta barang yang parkir," kata seorang pejabat polisi setempat.
 
Dilansir Aljazeera, Kamis (11/7/2019) seorang pejabat polisi senior di Pakistan, Umar Salamat mengatakan kepada media setempat bagaimana tabrakan itu terjadi. Menurutnya, hal itu disebabkan karena kereta penumpang dialihkan ke jalur yang salah, lalu menabrak kereta barang yang sedang diparkir.
 
Operasi penyelamatan telah dilakukan di lokasi kejadian. Regu penyelamat menggunakan peralatan pemotong logam untuk membebaskan mereka yang terjebak di  reruntuhan. "Sembilan orang tewas dibawa ke rumah sakit pemerintah, dengan sekitar 60 korban luka juga dirawat di sana," kata Liaquat Chohan, seorang pejabat senior rumah sakit.
 
"Sementara itu, satu jenazah telah dibawa ke rumah sakit Sheikh Zayed di Rahim Yar Khan, di mana 11 korban dari mereka yang terluka dalam kecelakaan itu juga sedang dirawat di lokasi itu," tambah pejabat rumah sakit Ilyas Ahmer kepada Al Jazeera.
 
 
Disebutkan, jenis luka yang diderita oleh para korban antara lain patah tulang dan pendarahan. "Satu orang menderita patah kaki, dan satu lainnya mengalami operasi dada yang serius," katanya.
 
Seperti diketahui, jaringan kereta api telah menua di Pakistan, namun tetap membawa penumpang dan barang di seluruh penjuru negeri. Akibatnya, kerap terjadi kecelakaan. Investasi besar dari Cina di negara itu tengah berupaya membenahi jalur kereta api utama, serta meningkatkan kecepatan dan standar keselamatan.
 
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyatakan belasungkawa bagi mereka yang tewas dan terluka. Ia juga memerintahkan Menteri Perkeretaapian Shaikh Rasheed Ahmed untuk mempercepat pekerjaan pada infrastruktur kereta api negara itu.
 
"Telah meminta Menteri Perkeretaapian untuk mengambil langkah darurat dalam menghadapi puluhan tahun pengabaian infrastruktur kereta api, dan memastikan standar keselamatan," demikian cuit Khan pasca-kecelakaan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,