Perempuan Cantik Dibui 4 Tahun Lantaran Ngambil Sabu di Got

Perempuan Cantik Dibui 4 Tahun Lantaran Ngambil Sabu di Got

Sidang vonis Ni Made Mega Antari (18) di PN Denpasar, Kamis 11 Juli 2019. (foto - ant)

Denpasar - Meski dikenakan hukuman empat tahun dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan kurungan, Ni Made Mega Antari (18) tampak tersenyum dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (11/7/2019).
 
Perempuan kelahiran Serason Penebel, 22 Agustus tahun 2000 lalu tersebut sebelumnya diadili dalam kasus narkoba.
 
Ia ditangkap polisi setelah mengambil paketan sabu dan pil ekstasi di sebuah got di Jalan Perum Permata Anyar Sempidi Badung, pada 10 Januari 2019 lalu.
Majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi, terdakwa diganjar pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan kurungan.
 
Vonis tersebut lebih rendah daripada tuntutan JPU Ni Putu Trisna Dewi. Jaksa sebelumnya menuntut agar terdakwa dihukum enam tahun penjara, denda Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan.
 
Dalam perkara itu, barang bukti yang diajukan ke persidangan yakni sabu 0,05 gram netto dan empat butir ekstasi. Dalam dakwaan jaksa, terdakwa ditangkap seusai mengambil tempelan sabu di Jalan Perum Permata Anyar Sempidi Badung.
 
Sebelumnya, Mega memesan empat butir ekstasi kepada Wowok (DPO) lewat aplikasi line. Oleh Wowok, Mega disuruh mentransfer uang Rp 1,75 juta. Setelah uang ditransfer, Wowok meminta terdakwa mengambil narkoba itu sesuai dengan alamat yang sudah ditentukan.
 
Mega yang menumpang ojek online bergegas ke alamat dimaksud. Barang bukti tersebut ditemukan di dalam got dan dilakban. Setelah itu, terdakwa kembali ke tempat kosnya.
 
Namun demikian, di perjalanan ia dicegat dan ditangkap polisi. Dalam kasus tersebut, terdakwa dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,