Longsor, 5 Desa di Banjarnegara Terisolasi

Longsor, 5 Desa di Banjarnegara Terisolasi

ilustrasi

Banjarnegara - Longsor sepanjang 75 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter memutus akses jalann utama antardesa ddi wilayah Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Kondisi jalan tersebut sama sekali tak dapat dilalui kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, sehingga arus kendaraan terputus total. Padahal jalan tersebut adalah akses utama warga untuk beraktivitas menuju ke pusat kota kecamatan serta desa-desa lainnya.

Desa-desa yang terdampak atas  putusnya akses jalan tersebut antara lain Desa Kalitlaga, Desa Metawana, Desa Kayuares, Desa Gumingsir, dan Desa Karangtengah.

"Jalan hanya dapat dilalui jika berjalan kaki. Ini yang dilakukan warga jika akan pergi ke pasar atau sekolah," kata Sutardjo, salah seorang warga Desa Kalitlaga, Sabtu (29/11).

Ia mengatakan, longsor itu disebabkan oleh hujan deras yang terus mengguyur selama beberapa hari terakhir. Sebelumnya, jalan itu juga sudah dalam kondiri retak. "Kecamatan Pagentan yang berada di daerah pegunungan memang termasuk zona rawan longsor. Sebagian besar tanah di daerah ini labil," tegasnya.

Selain memutus akses transportasi, longsoran tersebut juga mengancam beberapa rumah warga. Karena saat musim hujan pergerakan tanah di wilayah itu sangat terasa.  "Longsoran ke arah bawah di sisi utara sejauh sekitar 600 m dan ke sisi barat 800 m. Adapun yang berpotensi longsor ke arah selatan atau masuk wilayah Desa Metawana sekitar 500 m," kata Kepala Desa Kalitlaga, Nurhadi.

Sementara warga diimbau untuk membuat jalan darurat yang dapat dilalui kendaraan kecil, dan warga dilarang melewati jalan yang terkena longsor sebelum ada penanganan dari pemerintah. (Jr.)** 
.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,