Pelajar SMP Tewas Dibacok Sejumlah Orang di Majalaya

Pelajar SMP Tewas Dibacok Sejumlah Orang di Majalaya

Suasana di rumah duka Desa Tangsi Mekar Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. (foto - ist)

Bandung - Dikeroyok oleh sekelompok orang di Jalan Pasar Baru sekitar Alun-alun Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, seorang remaja tewas, Sabtu 13 Juli malam.
 
Diketahui, korban tewas AM (16) pelajar sekolah menengah pertama (SMP), warga Desa Tangsi Mekar Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Dari informasi, pada Sabtu sekitar pukul 19.00, AM berangkat menuju Majalaya. Namun sebelumnya menemui empat orang rekannya di sekitar Kecamatan Paseh.
 
Setelah berkumpul, korban bersama seorang temannya yakni A (16), berangkat ke sekitar wilayah Alun-alun Majalaya untuk membeli rokok di kios pedagang kaki lima (PKL) seberang Masjid Agung Majalaya.
 
Setibanya di sekitar Alun-alun Majalaya dan selesai membeli rokok, tiba-tiba datang sekelompok orang. Seorang di antaranya berbicara "Apa kamu lihat-lihat". Kemudian sekelompok orang itu langsung menyerang korban.
 
Paman korban, Ende menjelaskan, saat sekelompok orang itu melakukan penyerangan, AM bersama A berlari ke arah Kecamatan Paseh untuk menghindari aksi pembacokan. "Tiga orang yang kejar keponakan saya membawa golok. Saya dapat laporan jam 02.00 hari Minggu dinihari," kata Ende, Minggu (14/7/2019).
 
Menurutnya, saat tengah dikejar oleh sekelompok orang, AM terjatuh dan dibacok menggunakan senjata tajam jenis golok tepat di bagian punggung. Setelah itu AM dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya untuk mendapatkan perawatan, namun nyawa AM tidak tertolong.
 
"Korban katanya diotopsi di Rumah Sakit Sartika Asih," katanya. Sementara di rumah korban korban, dipenuhi warga dan kerabat korban, menunggu kedatangan jenazah AM yang masih berada Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. (Jr.)**
.

Tags:,