Bandung Raya Diterpa Suhu 15,4 Lembang 13 Derajat Celcius

Bandung Raya Diterpa Suhu 15,4 Lembang 13 Derajat Celcius

Wilayah Bandung Raya diterpa udara lebih dingin sejak beberapa hari terakhir. (foto - ilustrasi)

Bandung - Sejak  beberapa  hari  terakhir  ini,  suhu di  wilayah  Bandung  Raya  mencapai 15,4 derajat Celcius. Sementara untuk di kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat, suhu terendahnya tercatat mencapai 13,0 derajat Celcius.
 
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Toni Agus Wijaya mengatakan, suhu dingin itu disebabkan cuaca cerah yang membuat sinar matahari yang menyinari permukaan bumi, sebagian besar terpantulkan ke angkasa.
 
Akibatnya radiasi panas matahari yang tersimpan di permukaan bumi saat dinihari sangat sedikit. "Suhu yang dingin dalam beberapa hari terakhir di  Bandung Raya maupun umum di Jabar merupakan fenomena yang wajar, yang menandakan datangnya periode musim kemarau," kata Toni, Kamis (18/7/2019).
 
Ia menjelaskan, faktor musim kemarau untuk Jabar periode bulan Juni terlebih dahulu masuk di wilayah sekitar pantura, kemudian bergerak ke arah selatan. Saat musim kemarau angin bertiup yang melewati Jabar merupakan pasat tenggara, atau angin timuran dari arah Benua Australia.
 
Pada Juli, Agustus, September di Australia sedang mengalami puncak musim dingin, sehingga suhunya relatif lebih dingin dibandingkan dengan musim penghujan. Kondisi saat ini dipengaruhi juga oleh masih adanya kelembapan pada ketinggian permukaan hingga 1,5 km di atas permukaan laut.
 
Dengan demikian, pada sore hari masih terlihat adanya pembentukan awan, namun pada ketinggian 3 km di atas permukaan laut yang relatif kering. Sehingga potensi awan yang terbentuk untuk terjadi hujan relatif kecil, dan dampaknya kondisi kelembapan pada malam hingga pagi hari menambah dingin suhu udara.
 
"Suhu dingin di kawasan Lembang dari pantauan alat pengukur suhu udara di Stasiun Geofisika Bandung tercatat, selama Juli 2019 suhu udara terendah sebesar 16,4 derajat Celcius tanggal 12 Juli 2019. Sedangkan di lokasi dengan elevasi yang makin tinggi seperti di Pos Observasi Geofisika Lembang (1.241 meter), tercatat 13,0 derajat Celcius pada 16 Juli 2019," sebutnya.
 
Toni menyatakan, puncak musim kemarau terjadi pada Agustus - September dengan karakteristik suhu udara dingin dan kering. Untuk itu ia mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondisi badan agar tetap fit. Antara lain saat bepergian ke luar rumah selalu mengenakan baju hangat atau jaket, serta mengonsumsi buah-buahan dan  sayuran. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,