KPK Hargai Upaya Pemprov Jabar Tunjuk Plh Sekda Jabar

KPK Hargai Upaya Pemprov Jabar Tunjuk Plh Sekda Jabar

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. (foto - ist)

Jakarta - KPK mengapresiasi Pemprov Jabar yang langsung menunjuk pelaksana harian (plh), setelah Sekda Jabar Iwa Karniwa ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek Meikarta. Hal itu akan membantu menghindari persinggungan kepentingan.

"Kami hargai upaya Pemprov Jabar yang langsung mengambil tindakan cepat agar tidak ada persinggungan kepentingan yang bisa merugikan di dua sisi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jalan Kuningan Persada Jaksel.

Menurut Febri, tersangka yang masih aktif bertugas bisa berpotensi mengganggu tugas pelayanan publik. Jika masih aktif setelah menjadi tersangka, seorang pejabat bisa juga tidak maksimal dalam menghadapi proses hukum.

"Ada risiko pelaksanaan tugas pelayanan publik di jabatan itu akan terhambat, di sisi lain tidak akan maksimal dalam menghadapi proses hukum tersebut," tegas Febri Diansyah.

KPK juga telah mengagendakan pemeriksaan terhadap 13 saksi dalam kasus itu, yang terdiri atas unsur pihak Pemprov Jabar hingga pihak Lippo. KPK bakal terus menelusuri dugaan aliran suap, baik berupa uang maupun hal lain.
 
Penelusuran bakal dilakukan sesuai dengan bukti yang ada. "Uang yang kami temukan tentu akan ditelusuri lebih lanjut. Memang perlu dipahami terminologi penerimaan hadiah tidak harus uang," katanya.

Seeprti diketahui, Iwa Karniwa ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta. Ia diduga menerima suap Rp 900 juta, terkait pengurusan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun memastikan penyelenggaraan pemerintahan tak akan terganggu, pascapenetapan status tersangka pada Iwa karena ia telah menunjuk pengganti Iwa. Menurut Emil, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kemendagri soal status tersangka Iwa. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,