Reaktivasi Jalur Cibatu - Garut Ditargetkan Selesai Akhir 2019

Reaktivasi Jalur Cibatu - Garut Ditargetkan Selesai Akhir 2019

Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung Saridal. (foto - prfmnews)

Bandung - Pembangunan rekativasi kereta jalur Cibatu - Garut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2019. Dengan demikian, pada awal tahun 2020 jalur kereta tersebut sudah bisa dioperasikan.
 
"Targetnya selesai akhir Desember, sehingga Januari dan tahun baru kalau bisa sudah beroperasi," kata Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung Saridal, Kamis (1/8/2019).
 
Menurutnya, sejauh ini reaktivasi sudah memasuki tahap pembersihan. Pihaknya membuang brangkal bangunan yang sudah dibongkar sejak sebulan sebelumnya, untuk kemudian digantikan dengan rel yang baru.
 
"Tinggal membuang brangkal  bangunan yang kita bongkar. Rel yang lama kita bongkar diganti dengan rel yang baru," katanya. Diakui, selama pembangunan tidak ada hambatan yang berarti. Baik bangunan sekitar rel maupun jembatan sudah dapat ditangani.
 
"Hanya terdapat beberapa bangunan sekitar 10 bangunan yang bermasalah. Tapi kemarin sudah ada pernyataan mundur kurang dari 6 meter dan sudah siap semua," tegasnya.
 
Untuk jalur kereta Cibatu menuju Garut, pihaknya akan menyediakan dua perjalanan setiap harinya. Bahkan, pihaknya juga akan menambahkan satu kereta lagi, sehingga pemberangkatan kereta akan ada tiga kali dalam sehari. "Nanti ada tambahan lagi satu train set, sehingga nantinya ada tiga rangkain kereta yang berangkat dari Garut setiap harinya". 
 
Ia menambahkan, bahkan jika masyarakat menghendaki pihaknya akan mempertimbahkan pemberangkatan kereta dengan jalur Garut - Bandung - Jakarta. Bahkan, jika memungkinkan, akan disediakan perjalanan arah timur dengan Cibatu sebagai stasiun transit.
 
"Jadi pas di Cibatu pindah kereta, hal itu bisa dilakukan dengan sistem penjualan tiketing online. Namun nanti kita evaluasi lagi, bagaimana respon masyarakat Garut khususnya jika nanti sudah beroperasi," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait