Puluhan Bangunan di Pandeglang Rusak Usai Gempa 7,4 SR

Puluhan Bangunan di Pandeglang Rusak Usai Gempa 7,4 SR

Rumah warga di Sumur Kabupaten Pandeglang Banten rusak akibat gempa 7,4 SR. (foto - Kabar Banten)

Pandeglang  -  Sekitar  40  rumah   dilaporkan  rusak  dan  dua  warga  di  Pandeglang  terluka,  akibat   guncangan  gempa Banten berkekuatan 7,4 SR yang dimutakhirkan jadi 6,9 SR. Demikian berdasarkan data sementara BPBD Pandeglang.
 
"Tidak ada korban jiwa, karena memang datanya belum terkumpul semua," kata Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang Deni Kurnia, Jumat (2/8/2019). Wilayah terdampak yang cukup parah berdasarkan data sementara, berada di Kecamatan Mandalawangi. Sebanyak 40 bangunan rusak akibat getaran gempa.
 
"Laporan sementara dari beberapa kecamatan yang terdampak itu baru yang paling banyak di Kecamatan Mandalawangi, ada 40 rumah rusak tapi tidak ada korban jiwa," katanya.
 
Tim BPBD Pandeglang masih berada di lapangan untuk membantu para korban gempa dan mendatanya. Sementara data dari Kecamatan Sumur, lokasi terdekat dari pusat gempa masih belum didapat secara lengkap.
 
Untuk mengumpulkan data membutuhkan waktu cukup lama dan jarak tempuh yang jauh untuk sampai ke lokasi. "Laporan sementara tidak banyak (kerusakan), malah Mandalawangi yang berada di wilayah pegunungan banyak rumah rusak," katanya.
 
Petugas BPBD sedang mendata pengungsi karena sebagian besar masyarakat masih enggan kembali ke rumahnya yang masih berdiri. Untuk itu Pemkab Pandeglang segera akan mendirikan posko pengungsian dan dapur umum.
 
"Kalau BPBD sekarang sedang ke lapangan, memastikan akumulasi masyarakat yang mengungsi. Kalau mereka masih bertahan di pengungsian, nanti kita pasang tenda. Kita siapkan juga bantuan logistik," tegas Deni Kurnia.
 
Berdasarkan data sementara yang dikeluarkan BPBD Pandeglang, korban luka berada di Desa Cikeusik Kecamatan Cikeusik satu orang, dan di Desa Tanjung Jaya Kecamatan Panimbang satu orang. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,