Penembakan di Pusat Perbelanjaan El Paso, 18 Orang Tewas

Penembakan di Pusat Perbelanjaan El Paso, 18 Orang Tewas

Lokasi penembakan di pusat perbelanjaan di El Paso Texas. (foto - The Times of Israel)

El Paso - Insiden  penembakan  terjadi di pusat  perbelanjaan  di  El  Paso  Texas  menewaskan  sedikitnya 18  orang  dan puluhan lainnya luka-luka.  Seluruh korban luka dilaporkan sudah dievakuasi, Sabtu siang sekitar pukul 12:03 waktu setempat.
 
Dilansir CNN, Sabtu (3/8/2019) Direktur Urusan Publik Rumah Sakit Ryan Mielke menyatakan, sebelas korban luka dievakuasi ke University Medical Center of El Paso. Mereka menderita luka parah dan luka ringan.
 
Berdasarkan keterangan polisi, mereka menerima laporan bahwa pelaku penembakan tersebut lebih dari satu orang. Walikota El Paso Dee Margo menyebutkan, sedikitnya ada tiga orang yang ditahan terkait penembakan tersebut.
 
Akibat kejadian itu tiga lokasi bisnis di wilayah tersebut ditutup. Manajer restoran Ladry's Seafood, Oscar Collazo mengatakan tiga karyawan Walmart berlindung di restoran tersebut. Para wanita itu tampak 'terguncang' tetapi tidak terluka.
 
Sementara itu, pihak kepolisian El Paso menyebutkan hanya ada satu tersangka penembakan yang saat ini ditahan. Juru bicara kepolisian Sersan Robert Gomez mengatakan, pihaknya tidak percaya masih ada tersangka lain yang berkeliaran.
 
Menurut Gomez, tersangka adalah seorang laki-laki namun usianya belum diketahui. Walikota El Paso, Dee Margo sebelumnya mengatakan, setidaknya ada tiga tersangka yang ditahan. Ada banyak korban penembakan tersebut.
 
Namun, dirinya tidak bisa memastikan berapa banyak atau bagaimana status mereka saat ini. Pihak berwenang sebelumnya diberitahu soal beberapa kemungkinan lokasi terjadinya penembakan, yakni di Walmar dan dekat Cielo Vista Mall.
 
Penembakan terjadi pada Sabtu 3 Agustus waktu setempat. Sebanyak 18 orang tewas dan puluhan lainnya dilaporkan terluka dan sudah dievakuasi ke dua rumah sakit, yaitu University Medical Center of El Paso dan Del Sol Medical Center. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,