Gelisah, Ribuan Penumpang Telantar di Bandara Hongkong

Gelisah, Ribuan Penumpang Telantar di Bandara Hongkong

Ribuan calon penumpang telantar di Bandara Hongkong. (foto - Reuters)

Hongkong  -  Akibat  dibatalkannya  seluruh  penerbangan  dampak  dari  demonstrasi  yang  "melumpuhkan"  bandara Hongkong membuat ribuan calon penumpang gelisah karena telantar di bandara internasional tersebut.
 
Kegelisahan tampak dari raut wajah para calon penumpang dan kalangan wisatawan, yang terjebak di bandara di tengah perjalanan liburannya. Penerbangan lanjutannya dari Hongkong menuju New York Amerika Serikat pun dibatalkan, akibat situasi yang semakin tak kondusif.
 
"Saya sedang berada dalam penerbangan Cathay Pacific dari Singapura menuju New York. Setelah  tiba di Hongkong untuk transit, saya diberi tahu penerbangan lanjutan menuju New York dibatalkan," kata salah seorang wisatawan Jamie, lewat pesan instan.
 
Dilansir South China Mourning Post, Selasa (13/8/2019) Jamie menyatakan, situasi di bandara memang benar-benar kacau. Akses internet dan telepon pun sangat terbatas, sedangkan para staf bandara dan pihak maskapai terlihat kewalahan.
 
Ia juga memaparkan, staf bandara dan maskapai tidak memiliki informasi yang cukup bagi penumpang. menurut Jamie, dirinya dan penumpang lainnya hingga kini belum mendapat saran dan solusi apa pun dari bandara maupun maskapai.
 
Meski demikian, para penumpang pesawat diimbau untuk tetap berada di zona aman dan tidak masuk atau mendekati area demonstran. "Kami dilarang pergi ke mana-mana. Kami terjebak di restricted zone dan tidak bisa berpindah ke terminal utama. Artinya, kami terjebak di sini tanpa makanan dan tempat duduk," keluhnya.
 
Keluhan serupa juga datang dari penumpang pesawat dari luar negeri yang hendak terbang ke Hongkong. Salah seorang warga Cina bermarga Ching, seharusnya terbang ke Hongkong Selasa ini sekitar pukul 18.35 waktu setempat.
 
Namun, penerbangannya dibatalkan beberapa saat sebelum keberangkatan tanpa pemberitahuan resmi dari Cathay Pacific. Ia juga mengaku tidak bisa menghubungi petugas bandara.
 
"Tidak masalah jika penerbangan dibatalkan, tapi jika tanpa pemberitahuan saya jadi tidak punya akomodasi yang tersedia untuk malam ini. Saya harus mengetahui apa yang bisa dilakukan," kata Ching.
 
Sementara itu, Chiu bersama sejumlah penumpang lainnya mencaci maki petugas konter di bandara akibat pembatalan penerbangan mereka. "Anda tidak bertanggung jawab terkait hal itu. Bahkan, Anda tidak memberi kami kabar soal ini," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,