Pesawat maskapai Rusia Mendarat darurat di ladang Jagung

Pesawat maskapai Rusia Mendarat darurat di ladang Jagung

Pesawat maskapai Rusia Ural Airlines mendarat darurat di ladang jagung sekitar 1 km dari Bandara Zhukovsky Rusia. (foto - EPA)

Moskow - Pesawat  maskapai  Rusia  Ural Airlines berhasil mendarat darurat di ladang jagung, setelah menabrak kawanan burung. Sang pilot yang membawa lebih dari 230 penumpang, dipuji sebagai pahlawan dalam pendaratan darurat tersebut.
 
Dilansir TASS News Agency, Kamis (15/8/2019) pesawat jenis Airbus 321 yang digunakan maskapai Usai Airlines itu sedang mengudara ke Crimea, ketika menabrak sekawanan burung camar.
 
Insiden tersebut terjadi sesaat setelah pesawat penumpang tersebut lepas landas dari Bandara Zhukovsky Moskow, pada Kamis pagi waktu setempat. Badan Transportasi Udara Rusia, Rosaviatsia dalam pernyataannya menyebutkan, kawanan burung tersedot ke dalam mesin pesawat.
 
Situasi tersebut memaksa pilot untuk melakukan pendaratan darurat di sebuah ladang jagung, yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Bandara Internasional Zhukovsky, sebelah tenggara Moskow.
 
Pesawat berhasil melakukan pendaratan dengan selamat di tengah ladang jagung, dengan kondisi mesin mati dan roda pesawat tidak aktif. "Ada pendaratan darurat di Zhukovsky. Burung masuk ke dalam kedua mesin.
 
Untuk itu, awak pesawat langsung mematikan mesin dan melakukan pendaratan darurat," kata Direktur Umum Ural Airlines, Sergei Skuratov. Pesawat yang membawa 226 penumpang dan tujuh awak itu, dievakuasi dengan menggunakan seluncuran darurat. Sejumlah penumpang dilarikan ke rumah sakit dan beberapa lainnya dibawa kembali ke bandara.
 
Kementerian Kesehatan setempat menyebutkan, 23 orang termasuk 9 anak dirawat di rumah sakit setempat. Tujuh orang lainnya masih dalam pengawasan, termasuk seorang pria berusia 28 tahun yang mengalami gegar otak. "Semuanya terjadi dalam hitungan detik. Kami lepas landas dan kembali mendarat," tutur seorang penumpang bernama Irina Usacheva.
 
Pilot pesawat, Damir Yusupov dipuji karena cara berpikirnya yang cepat. "Awak penerbangan Ural Airlines menunjukkan kemampuan fantastis dan kepala dingin. Ia dan timnya menyelamatkan 233 nyawa. Mereka semua pahlawan," demikian Gubernur Yekaterinburg, Yevgeny Kuyvashev. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,