Sekretariat Kantor GMNI di Cianjur Diduga Dibakar OTK

Sekretariat Kantor GMNI di Cianjur Diduga Dibakar OTK

Bagian dalam ruang Sekretariat Kantor GMNI Cianjur. (foto - ant)

Cianjur - Sekretariat Kantor Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cianjur terbakar, diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (16/8/2019) dinihari.
 
Sekretariat GMNI yang berada di Kampung Berenuk Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur merupakan bagunan permanen bercat hitam didominasi merah. Meski begitu kantor tampak masih berdiri kokoh, tidak terlihat tanda-tanda bekas terbakar.

Namun, saat jendela dibuka bau gosong menyengat tercium. Api membakar sebagian ruangan bagian belakang bangunan tersebut. Sebuah komputer, serta meja lengkap dengan kursinya tampak hangus.
 
"Ada yang melihat seseorang membuka jendela belakang di ruangan komputer. Api berkobar dari dalam, kobaran api pun terpantul jelas dari jendela," kata Ganjar Firdaus (29), warga sekitar.

Ia mengaku mengetahui markas GMNI terbakar setelah dikabari temannya, M Gozali. Awalnya ia juga tidak mengira ada kebakaran karena tidak ada tanda-tanda api sebelumnya. "Kondisi sekretariat kosong setelah mahasiswa berangkat (demonstrasi di Pendopo Cianjur) kemarin, beberapa motor mereka juga di tinggal di sini," katanya.

Sementara itu, Gozali mengaku sempat melihat seseorang berlari setelah membakar komputer. Sosok yang tidak dikenal itu lalu menaiki motor ke arah keluar jalan. "Saya dengar suara api sekitar pukul 00.30 WIB. Karena posisi belakang kamar saya berhadapan dengan ruangan sekretariat yang dibakar, saya intip orang itu langsung kabur nyalain motor," katanya.

Ia pun saat itu sempat berteriak minta tolong begitu melihat api. Saat itu tidak ada warga yang keluar dari dalam rumah, akhirnya ia membangunkan Ganjar.  "Posisi pintu terkunci, saya bawa ember isi air untuk memadamkan api dari sela jendela. Akhirnya api mati," tegasnya.

Terkait peristiwa itu, Ketua GMNI Jabar Wahyu Khanoris mengaku sudah mendapat informasi adanya kebakaran di Sekretariat GMNI Cianjur. "Katanya ada komputer yang terbakar. Namun saya tidak mau berspekulasi hanya dapat informasi itu saja," aku Wahyu.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto mengaku, pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian kebakaran tersebut. "Saya malah belum tahu. Belum ada laporan dan belum dapat informasi," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,