Sejumlah Pejabat Pemprov Jabar Diperiksa terkait Kasus Meikarta

Sejumlah Pejabat Pemprov Jabar Diperiksa terkait Kasus Meikarta

KPK periksa sejumlah pejabat Pemprov Jabar terkait kasus Meikarta. (foto - ist)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang saksi dalam penyidikan kasus suap, terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Rabu (21/8/2019.

Ketiga saksi tersebut dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa (IWK).

"Penyidik menjadwalkan memeriksa tiga orang saksi untuk tersangka IWK, terkait tindak pidana korupsi suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.

Ketiga saksi tersebut, yakni Kabid Teknik Dinas Bina Marga Kota Bandung Gumilang, mantan Kadis PUPR Pemprov Jawa Barat Guntoro, serta Hesti Raharja berprofesi sebagai konsultan.

Selain Iwa Karniwa, KPK juga telah menetapkan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto (BTO) sebagai tersangka, dalam pengembangan perkara kasus Meikarta tersebut, pada Senin 29 Juli lalu.

Kasus Meikarta tersebut berawal dari kegiatan tangkap tangan pada 14 dan 15 Oktober 2018. KPK menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dari unsur kepala daerah, pejabat di pemkab Bekasi dan pihak swasta.

Kesembilan orang itu sudah divonis yakni bekas Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin divonis 6 tahun, bekas Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi Jamaludin divonis 4,5 tahun, bekas Kepala PMPTSP Pemkab Bekasi Dewi Tisnawati divonis 4,5 tahun, bekas Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat Maju Banjarnahor divonis 4,5 tahun.

Lalu bekas Kepala Bidang Penataan ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili divonis 4,5 tahun, bekas Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro divonis 3,5 tahun, Henry Jasmen P Sitohan divonis 3 tahun, Fitradjaja Purnama divonis 1,5 tahun serta Taryudi divonis 1,5 tahun. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,