RSHS Tangani Bayi kembar siam dempet kepala asal Cianjur

RSHS Tangani Bayi kembar siam dempet kepala asal Cianjur

Bayi kembar siam dempet kepala asal Cianjur tiba di RSHS Bandung. (foto - ist)

Bandung - Bayi  kembar  siam  dempet  bagian  kepala  asal  Sukabumi  bernama  Fadli  dan  Fadlan  berusia  9 bulan  tiba di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis (22/8/2019) petang.
 
Menurut Direktur Medik & Keperawatan RSHS dr. Nucki Nursjamsi Hidajat, bayi kembar siam dempet  kepala itu dirujuk ke rumah sakit di Bandung karena ada keluhan panas badan. Keduanya dirujuk ke RSHS Bandung dari RSUD di Sukabumi, untuk penanganan medis lebih lanjut.
 
Nucki menyatakan, tujuan bayi berusia sembilan bulan itu dirujuk ke RSHS bukan untuk operasi pemisahan tubuh keduanya. "Tujuan perawatan untuk mengetahui diagnosa dan diberikan terapi yang tepat, bukan untuk operasi pemisahan," katanya.
 
Mengenai kelainan yang dialami oleh bayi dari pasangan Ani dan Sahudin itu akan segera dilakukan kajian lebih dalam. Kajian atau pemeriksa terhadap keduanya perlu dilakukan secara detail oleh Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSHS. "Pemeriksaan melalui CT Scan ataupun Magnetic Resonance Imaging (MRI)," tegas Nucki.
 
Sebelumnya, pasien bayi asal Kabupaten Sukabumi itu merupakan pasien yang berada dalam pengawasan RSHS. Oleh karena itu, bayi kembar siam dempet itu segera dirujuk ke RSHS Bandung, setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur.
 
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Cianjur dr. Irvan Fauzy mengatakan, karena multidisiplin dokter maka bayi itu dibawa ke Bandung. Ia mengatakan, kondisi bayi terus dipantau ketat oleh tim dokter.
 
"Kami terus memantau kondisi bayi kembar siam dempet kepala tersebut dalam keadaan baik saat ini," katanya. Bayi kembar siam itu lahir dari pasangan Ani dan Sahudin, warga Kampung Pasir Desa Bojonglonggok Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi.
 
Menurut Irvan, awal mulanya Ani melakukan persalinan sesar di RSUD Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi. "Setelah lahir bayi dirujuk ke RSHS Bandung dan dirawat selama 1 bulan. Setelah pulang dari RSHS bayi itu dirawat di rumah di Sukabumi," katanya.
 
Kemudian pada 16 Agustus 2019 bayi kembar siam dempet kepala  itu dititipkan di kakak laki-laki yang bernama Hasan di Kampung Cidadap Desa Sukakerta Kecamatan Kadupandak. "Dengan alasan kedua orangtuanya masuk kerja," tegas Irvan.
 
Pada 19 Agustus bidan desa mendapat informasi dari keluarga ada bayi kembar siam dan melakukan kunjungan. "Kondisi bayi kembar siam tersebut ada demam, batuk dan bibir sumbing dengan berat badan 6,2 kg," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,