Korban KM Santika Nusantara, Total 303 Orang Dievakuasi

Korban KM Santika Nusantara, Total 303 Orang Dievakuasi

Tim SAR evakuasi para penumpang KM Santika Nusantara. (foto - ant)

Surabaya - Jumlah korban Kapal Motor (KM) Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu Kabupaten Sumenep Madura Jatim bertambah. Hingga dinihari tadi jumlah total penumpang dievakuasi sebanyak 296 orang, kini menjadi 303 orang.
 
Diketahui, penambahan jumlah korban tersebut setelah dilakukan pendataan lebih terperinci. Di mana terdapat penambahan 7 orang yang dievakuasi di Sumenep, yang sebelumnya 154 orang menjadi 161 orang.
 
SAR Mission Coordinator (SMC) Prasetya Budiarto menyatakan, update data korban KM Santika Nusantara yang sudah dievakuasi Tim SAR gabungan, Sabtu (24/8/2019) pukul 11.00 WIB menyebutkan, dievakuasi KM Dharma Fery 7 sebanyak 64 orang selamat.
 
"Sementara KM Spill Citra mengevakuasi sebanyak 23 orang yang dinyatakan selamat. Kemudian dievakuasi ke Masalembu sebanyak 52 orang (49 selamat dan 3 orang meninggal)," sebut Prasetya Budiarto.
 
Kemudian dievakuasi ke Sumenep berjumlah 161 orang. Dengan demikian, secara keseluruhan total penumpang KM yang dievakuasi mencapai sebanyak 303 orang, dan tiga orang di antaranya meninggal dunia.
 
Seperti diketahui, KM Santika Nusantara yang berangkat dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di perairan Masalembu, pada Kamis 22 Agustus 2019 malam. Sesuai manifes kapal itu mengangkut sebanyak 111 penumpang.
 
Perinciannya terdiri atas 100 orang dewasa, bayi lima orang dan anak-anak enam orang. Kapal itu juga mengangkut kendaraan berbagai jenis sebanyak 83 unit. Namun dalam perkembangannya Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 303 orang.
 
Sementara itu, tim SAR gabungan berhasil mengidentifikasi identitas dari para korban yang tewas akibat terbakarnya KM Santika Nusantara tersebut. Identitas korban meninggal bernama Asfani jenis kelamin laki-laki warga asal Jombang.
 
Disusul Bekti Tri Setyanto berjenis kelamin laki-laki merupakan ABK. Sementara satu jenazah lagi masih belum diketahui identitasnya. Ketiga jenazah tersebut dievakuasi ke Puskesmas Masalembu oleh petugas.
 
"Korban yang meninggal bernama Asfani dan Bekti Tri Setyanto. Sedangkan satu jenazah lagi masih belum diketahui identitasnya," kata Kepala Humas Basarnas Kota Surabaya Tholib Mahameru.
 
Menurutnya, ada total 55 penumpang yang dievakuasi ke Masalembu, namun tiga di antaranya meninggal dunia. Saat ini semua korban yang berada di Masalembu dibawa KN Cundamani menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,