Korban tewas penembakan di klub Penari Bugil jadi 28 orang

Korban tewas penembakan di klub Penari Bugil jadi 28 orang

Penyerangan penembakan di klub penari telanjang Caballo Blanco di Meksiko. (foto - Reuters)

Coatzacoalcos - Jumlah  korban  tewas  penembakan  di  klub  penari  telanjang  Caballo  Blanco  (Kuda Putih)  yang berada di Kota Coatzacoalcos, negara bagian Veracruz Meksiko timur bertambah menjadi 28 orang dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
 
Dilansir AFP, serangan Jumat (30/8/2019) berdasarkan keterangan saksi mata dan korban selamat, insiden penyerangan itu dilakukan oleh orang-orang bersenjata secara tiba-tiba memasuki bar dan memberondong dengan tembakan.
 
Para pelaku penyerangan tersebut menghalangi pintu keluar dan mulai menyiramkan bensin, sebelum kemudian menyalakan api dan membakar seluruh bangunan bar. "Karena suara musik yang keras, banyak pengunjung dan penari yang tidak menyadari adanya serangan sampai seluruh bagian bar terbakar," katanya.
 
"Mereka datang mengendarai sejumlah kendaraan dengan membawa senapan dan pistol. Mereka mengancam para penjaga keamanan di pintu masuk dan mengambil-alih," lanjutnya.
 
Gubernur Veracruz Cuitlahuac Garcia, melalui akun media sosialnya mengungkapkan pihak berwenang telah dapat mengidentifikasi salah seorang pelaku penyerangan dan menyebutnya sebagai Ricardo "N" yang dijuluki "La Loca" atau "Si Gila".
 
Menurut Garcia, tersangka sempat ditahan pihak berwenang pada bulan lalu, namun dibebaskan oleh jaksa setelah 48 jam. Dugaan pun muncul akan adanya kemungkinan kolusi antara pihak kantor kejaksaan setempat dengan kelompok kejahatan terorganisir. Pihaknya berjanji tidak akan membiarkan para pelaku kejahatan keji itu dan memastikan mereka bertanggung jawab.
 
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengecam serangan itu dan menyebutnya "memalukan" serta memastikan, pemerintah federal akan menggelar penyelidikan dan mengungkap pihak yang terlibat di belakangnya.
 
"Ada masalah di sana (Veracruz) yang perlu dilakukan penyelidikan atas tindakan kantor kejaksaan Veracruz," tegasnya. "Ada dua hal yang terjadi di sini. Pertama tindakan memalukan ini dengan kejahatan terorganisir, hal yang paling tidak manusiawi mungkin".
 
"Hal lainnya yang juga tercela, kemungkinan konspirasi dengan pihak berwenang," tambah presiden yang akrab disapa AMLO tersebut. "Kita harus secara terpisah memisahkan kejahatan terorganisir dari pemerintah," tambah presiden sayap kiri yang terpilih tahun lalu itu.
 
Kawasan negara bagian Veracruz dikenal sebagai salah satu negara bagian paling kejam di Meksiko. Lokasinya yang strategis terletak di pantai Teluk Meksiko membuat negara bagian ini menjadi rute populer untuk kartel narkoba dan penyelundup manusia, yang membawa migran tidak berdokumen ke Amerika Serikat.
 
Pertempuran berdarah antara kartel-kartel yang bertikai dan geng juga kerap mewarnai negara bagian itu, dengan Kota Coatzacoalcos menjadi salah satu kota dengan tingkat kekerasan paling parah. Meksiko telah dilanda gelombang kekerasan sejak mendeklarasikan perang terhadap narkoba dan mengerahkan tentara untuk melawan kartel kuatnya pada 2006.
 
Sejak itu, lebih dari 250.000 orang dilaporkan telah terbunuh, termasuk 33.753 korban tewas sepanjang tahun lalu, yang mencatat rekor. (Jr.)**
 
 
 
Petugas siaga di sekitar klub penari telanjang Meksiko pasca penembakan. (foto - USA Today)
.

Categories:Internasional,
Tags:,