Tolak Digusur, Warga Cisarua Gelar Aksi Bakar Ban di Jalan

Tolak Digusur, Warga Cisarua Gelar Aksi Bakar Ban di Jalan

Warga Naringgul Kecamatan Cisarua bakar ban sebagai bentuk penolakan pembongkaran bangunan mereka. (foto - ant)

Bogor - Aksi bakar ban warnai pembongkaran bangunan liar di kawasan Puncak Kampung Naringgul Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Rabu (4/9/2019). Warga bakar ban sebagai bentuk penolakan atas pembongkaran petugas, dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor.
 
Selain ban, warga pun menghadang petugas dengan membakar material sisa pembongkaran, yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor sebelumnya. Pembongkaran bangunan Rabu ini merupakan tahapan kedua.
 
Menurut penuturan salah seorang warga Nurhasanah, mereka ingin kepastian dari Pemkab Bogor soal lokasi mereka akan tinggal setelah bangunannya dibongkar. "Nggak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba keluar surat peringatan (SP) 3 untuk pembongkaran," katanya.
 
Kali ini merupakan pembongkaran tahap II yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor. Sedangkan pembongkaran pada tahap I dilakukan pada Kamis 29 Agustus 2019 di lokasi yang sama.
 
Total ada 53 bangunan tidak berizin di kampung itu baik rumah tinggal maupun penginapan. Namun, pada tahap I, petugas hanya mampu membongkar 30 bangunan, dan sisanya dilakukan hari ini menggunakan 4 unit alat berat.
 
"Karena kita harus selesaikan hari ini, sehingga ada penambahan alat berat. Kamis lalu kita pakai dua alat berat, sekarang 4 alat berat," kata Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Ruslan.
 
Sementara itu, Kasatlantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan, tak lama setelah tu situasi pun mereda. Kondisi arus lalu lintas di jalur Puncak kembali normal. Situasi di lokasi pembongkaran bangunan tanpa izin di dekat Masjid Atta'awun juga kondusif. (Jr.)**

 

.

Categories:Daerah,
Tags:,