Kasus Aulia Kesuma, 3 DPO Ikut Rencana Pembunuhan Dibekuk

Kasus Aulia Kesuma, 3 DPO Ikut Rencana Pembunuhan Dibekuk

Polisi tangkap 3 DPO yang ikut merencanakan pembunuhan bersama Aulia Kesuma di kebun kopi Sumsel. (foto - ist)

Jakarta - Tiga orang tersangka bernama Rodi, Karsini alias Tini dan Supriyanto alias Alpat berhasil ditangkap, terkait perannya membantu aksi Aulia Kesuma yang membunuh suaminya, Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya Mohammad Adi Pradana alias Dana (23).
 
Ketiga DPO itu ditangkap di sebuah gubuk di tengah kebun kopi di Sumatera Selatan. "Tersangka yang diamankan bernama Rodi, Karsini alias Tini dan Supriyanto alias Alpat ditangkap di kebun kopi di Gunung Bukit Barisan OKU Selatan Sumsel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya Jakarta, Jumat (6/9/2019).
 
Menurut Argo, peran ketiga tersangka tersebut ikut merencanakan pembunuhan Pupung dan Dana. Mereka ditangkap, pada Kamis 5 September kemarin. "Pelaku ikut dalam merencanakan pembunuhan," katanya.
 
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto menyebutkan, ketiga tersangka sengaja lari ke wilayah Sumsel untuk menghindari polisi. Mereka lari ke sebuah gubuk yang dimiliki keluarga tersangka Rodi.

"Mereka bersembunyi di salah satu gubuk, jalannya 2 jam kalau jalan kaki dari jalan besar. Tim menangkap 3 pelaku di perkebunan kopi di OKU, tepatnya di rumah orang tua Rodi di tengah kebun kopi," katanya.

Seperti diketahui, peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah korban di Lebak Bulus Jaksel. Aulia bercerita kepada mantan pembantunya bernama Tini, dan menyuruh suami mantan pembantunya bernama Rodi mencari eksekutor dari Lampung.

Aulia lalu membayar eksekutor, yakni Agus dan Sugeng untuk menghabisi nyawa sang suami,  Pupung dengan racun. Sedangkan 2 eksekutor lainnya tidak jadi ikut dalam aksi pembunuhan itu, karena salah satu eksekutor sempat kesurupan.

Aulia juga menyuruh anaknya menghabisi anak tirinya, Dana dengan cara dicekoki miras dan dibekap. Setelah dinyatakan tewas, Aulia dan anaknya Kelvin membawa 2 jasad korban ke Cidahu Sukabumi. Di sana, Kelvin membakar 2 jasad korban dan 1 unit mobil menggunakan bensin. (Jr.)**
.

Tags:,