5 Asteroid Mendekati & Diperkirakan Bakal Menabrak Bumi

5 Asteroid Mendekati & Diperkirakan Bakal Menabrak Bumi

Lima Asteroid mendekati dan diperkirakan bakal menabrak Bumi. (foto - Pixabay)

Jakarta - Sedikitnya  lima  asteroid  raksasa berhasil  dilacak  NASA  yang  mendekati  dan  diperkirakan  bakal  menabrak  Bumi, pada September 2019 ini. Dari kelima asteroid tersebut, yang paling besar bisa menciptakan kawah selebar 6 mil jika bertabrakan dengan Bumi.

Dilansir International Business Times, asteroid pertama yang mendekati Bumi bulan ini yakni 2019 GT3. Menurut Center for Near Earth Object Studies (CNEOS) milik NASA, asteroid itu bergerak dengan kecepatan 30.500 mil per jam, dan panjang sekitar 1.247 kaki atau sekitar 380 ribu meter.

CNEOS meramalkan, 2019 GT3 akan mendekati Bumi pada 6 September pukul 12.21 am EDT. Selama waktu itu, 2019 GT3 berada di sekitar 0,04996 unit astronomi atau sekitar 4,6 juta mil dari Bumi. Asteroid itu diklasifikasikan sebagai Near-Earth Object (Objek Dekat-Bumi) oleh CNEOS.

Asteroid itu berada dalam kategori Berpotensi Berbahaya karena lebih besar dari 460 kaki, bukan karena akan bertabrakan dengan Bumi. Asteroid saat ini berada di jalur yang dapat dihindari dan dilacak oleh CNEOS.

Asteroid 2019 GT3 pertama kali terdeteksi pada 3 April dan berdiameter hampir 1.214 kaki, menjadikannya salah satu asteroid terbesar yang melewati Bumi. Sepanjang jalurnya mengelilingi Matahari, pendekatan terdekatnya adalah 0,04996 unit astronomi (AU) sekitar 30.500 mph.

Asteroid tersebut diperkirakan akan kembali di sekitar Bumi pada 20 Juni 2030 sekitar 0,09599 AU jauhnya. Asteroid itu diklasifikasikan NASA sebagai asteroid Apollo karena Asteroid Dekat-Bumi dengan orbit yang sangat lebar memiliki jarak perihelion kurang dari 1,017 AU, dan sumbu semi-mayor lebih besar dari 1 AU.

Setelah 2019 GT3, ada asteroid yang disebut 2010 CO1. Seperti ditunjukkan dalam basis data CNEOS, asteroid itu saat ini bergerak dengan kecepatan 32.100 mil per jam dan memiliki diameter sekitar 853 kaki. Asteroid itu akan memasuki wilayah Bumi pada 13 September pukul 11.42 pm EDT.

Diperkirakan, jaraknya sekitar 0,03561 unit astronomi atau sekitar 3,3 juta mil dari Bumi. Asteroid ketiga yang akan terbang menuju Bumi adalah 2000 QW7. Asteroid itu mengorbit dengan kecepatan 14.361 mil per jam. Dengan perkiraan diameter 2.133 kaki, asteroid itu batuan ruang angkasa terbesar yang mendekati Bumi bulan ini.

Menurut CNEOS, 2000 QW7 akan mendekati Bumi pada 14 September pukul 7.54 pm EDT. Saat ia terbang ke Bumi, jarak terdekatnya dari planet itu adalah 0,03564 unit astronomi atau sekitar 3,3 juta mil. Mengikuti 2000 QW7 yakni asteroid yang telah diidentifikasi oleh CNEOS sebagai 2019 RC.

Menurut lembaga tersebut, asteroid itu bergerak dengan kecepatan sekitar 33.800 mil per jam, dan diperkirakan panjangnya sekitar 886 kaki. 2019 RC akan mendekati Bumi pada 16 September pukul 4:40 pm EDT.

Ketika mendekat, asteroid akan berada sekitar 0,04482 unit astronomi atau sekitar 4,1 juta mil dari pusat planet. Asteroid raksasa terakhir yang akan melewati Bumi yakni 1998 FF14 dengan kecepatan hampir 50.000 mil per jam berukuran sekitar 1.411 kaki.

CNEOS memprediksi, FF14 1998 akan terbang melewati Bumi pada 24 September pukul 3.27 am EDT. Selama pendekatannya, asteroid tersebut akan berada sekitar 0,02780 unit astronomi atau sekitar 2,6 juta mil jauhnya dari Bumi. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,