Tangkuban Parahu kembali Erupsi jarak Aman radius 1,5 km

Tangkuban Parahu kembali Erupsi jarak Aman radius 1,5 km

Gunung Tangkuban Parahu kembali erupsi Sabtu 7 September 2019 sore. (foto - PVMBG)

Bandung  -  Gunung  Tangkuban  Parahu  kembali  mengalami  erupsi  dengan  tinggi  kolom  abu  sekitar 200  meter  dari dasar kawah. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan dan barat daya, Sabtu (7/9/2019) pukul 16.57 WIB.

Berdasarkan keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi kurang lebih 3 menit 17 detik.

Saat ini Gunung Tangkuban Parahu berada pada status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan pengunjung diimbau untuk tidak mendekati kawah, yang berada di puncak gunung dalam radius 1,5 km dari kawah aktif.

PVMBG juga merekomendasikan agar Kawasan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu untuk sementara ditutup sampai jarak aman di atas. Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu menyesatkan dan selalu mengikuti arahan BPBD setempat.

Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG Nia Haerani menyatakan, erupsi Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu masih relatif tinggi. Meski dalam seminggu terakhir, aktivitas erupsi memiliki jeda.

Erupsi Gunung Tangkuban Parahu dilihat dari arah Ciater Subang Sabtu 7 September 2019 pukul 17.36 WIB. (foto - @alvinna23)

 

Nia menjelaskan, erupsi Gunung Tangkuban Parahu saat ini memiliki jeda waktu tidak seperti sebelumnya, yang terjadi secara terus menerus. "Erupsi terjadi pada 31 Agustus, 4 September dan Sabtu sore tadi. Ada perbedaan erupsi, kalau dulu terus menerus tiap hari, tapi dalam sepekan ini ada jeda sampai 3 hari," katanya.

Dari pengamatan secara aktivitas kegempaan katanya, ukuran gas atau kolom abu juga relatif masih tinggi. Oleh karena itu, PVMBG masih menetapkan status Gunung Tangkuban Parahu pada Level II (Waspada).

"Statusnya masih Level II, karena meski ada erupsi ada jeda waktu, kalau kita perhatikan secara visual material abu yang dihasilkan relatif besar. Tadi sore saja kolom abu ketinggiannya 200 meter dari atas kawah," tegas Nia.

Karena status Gunung Tangkuban Parahu masih di level Waspada, PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak beraktivitas dalam radius 1,5 Km dari Kawah Ratu. "Rekomendasi kami masih sama, 1,5 km dari kawah tidak boleh ada aktivitas, di luar radius itu silakan masyarakat beraktivitas seperti biasa," tambahnya. (Jr.)**

Petugas Basarnas meninjau Gunung Tangkuban Parahu saat erupsi. foto - AFP)

 

 

.

Categories:Nasional,
Tags:,