Pelaku Penusukan Siswi SMKN 1 Bandung Berhasil Dibekuk

Pelaku Penusukan Siswi SMKN 1 Bandung Berhasil Dibekuk

Pelaku penusukan siswi SMK Negeri 1 mendekam di Mapolsek Sumur Bandung

Bandung  -  Unit  Reskrim  Polsekta  Sumur  Bandung  berhasil menangkap  pelaku  penusukan  terhadap  salah  seorang siswi SMK Negeri 1 Kota Bandung berinisial ZPD (16), Selasa (10/9/2019).

Pihak kepolisian bersama warga sekitar meringkus Revindra Giantama (22) di sekitar Jalan Wastukancana, tidak jauh dari lokasi kejadian di dekat SMKN 1 Bandung.

"Insiden itu terjadi pada Selasa sekitar pukul 07.30 WIB pagi di Jalan Wastukancana. Korban sedang berjalan setelah selesai memfotokopi tugas sekolah. Saat itu, pelaku menghampiri dan menusuk korban di rusuk sebelah kanan," kata Kapolsek Sumur Bandung Kompol Ari Purwantono.

Setelah ditusuk, korban berlari menjauhi pelaku. Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada Satpam dan langsung diteruskan kepada Polsek Sumur Bandung.

"Setelah kejadian korban kabur dan mengarah ke sekolahnya SMKN 1 Kota Bandung. Setelah korban melaporkan ke Satpam, anggota kami langsung bergerak dan tak lama berhasil menangkap pelaku," tegas Ari.

Menurutnya, pelaku RG tersebut mengaku melakukan penusukan karena cintanya ditolak oleh korban. Atas tindakannya, pelaku diancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kapolsek Sumur Bandung Kompol Ari Purwantono perlihatkan barang bukti pisau dapur.
 

Pelaku terbukti merencanakan penusukan karena saat diamankan, petugas menemukan sebilah pisau dapur dan pisau cukur. "Ya, karena cintanya ditolak. Ibaratnya cinta bertepuk sebelah tangan katanya," katanya.

Ari mengatakan, diketahui pelaku dan korban sebetulnya sudah saling mengenal. Keduanya mengenal lewat jejaring media sosial. Pelaku sempat dekat dengan korban yang kemudian menyatakan cintanya.

Namun korban menolak. Akhirnya pelaku merasa rasa sakit hati hingga melakukan penusukan tersebut. "Pelaku terus mengejar korban," kata Ari. Korban ditusuk menggunakan pisau dapur yang memang sudah dipersiapkan pelaku.

Revindra kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan ditahan di Mapolsek Sumur Bandung. Pria yang berprofesi sebagai barista itu dikenai Pasal 351 KUHP juncto Pasal 80 UU No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. (Jr.)**

.

Tags:,