Pengendara Ojek Online di Bandung Cabuli Gadis SMP

Pengendara Ojek Online di Bandung Cabuli Gadis SMP

Pengendara ojek online di Bandung berbuat cabul terhadap penumpangnya gadis SMP. (foto - ilustrasi)

Bandung - Seorang pria pengendara ojek online di tega berbuat cabul terhadap penumpangnya di Kota Bandung. Bahkan, korban pencabulan tersebut yakni seorang gadis yang masih di bawah umur berusia 12 tahun.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rahmat Hidayat divonis bersalah dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri Bandung Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Kamis (12/9/2019).

Menurut Jaksa Kejari Bandung Lucky Afgani, aksi yang dilakukan oleh Rahmat Hidayat tersebut dilakukan pada 11 Maret 2019 siang hari. Saat itu, Rahmat mendapatkan order untuk menjemput siswi di sebuah SMP di Bandung.

Ia harus mengantarkan siswi SMP tersebut ke kawasan Antapani. Selama perjalanan, ia berbuat hal yang tidak sopan dan berbau cabul terhadap korban. Awalnya, Rahmat kerap mengerem secara mendadak motornya dengan disengaja.

"Ia juga meminta korban untuk duduk lebih dekat ke punggungnya," sebut Lucky. Namun, pelaku sepertinya tidak puas dan kembali melancarkan aksinya. Bahkan, pelaku sengaja memperlambat perjalanan sampai ke tujuan.

"Penumpang dibawa berkeliling berputar-putar selama sekitar 15 menit," tegas Lucky. Bahkan, ia lalu meminta korban untuk duduk di depan dengan dalih bannya kempis. Saat itu, korban pun menurut dan berpindah ke depan.

"Rahmat pun terus menempelkan tubuhnya ke badan korban". Namun beberapa saat kemudian korban sadar ada yang tak beres, hingga akhirnya korban meminta turun di sebuah toko sebentar. Korban lalu berinisiatif melarikan diri. "Korban langsung berteriak minta tolong ke warga sehingga bisa diselamatkan," katanya.

Diketahui, belakangan ia sempat menonton video porno sebelum menjemput korban. Rahmat dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana, sebagaimana diatur di dalam Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat 1 Undang-undang Perlindungan Anak. Hakim mengganjar hukuman lima tahun penjara. (Jr.)**

.

Tags:,