Kopi Cleng & Jantan Sebabkan Belasan Warga Keracunan

Kopi Cleng & Jantan Sebabkan Belasan Warga Keracunan

Salah seorang korban keracunan setelah mengonsumsi Kopi Cleng dan Kopi Jantan. (foto - ist)

Sumedang - BPOM Bandung memastikan, kopi bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan yang menyebabkan belasan warga di Kabupaten Sumedang keracunan merupakan produk ilegal. Belasan warga tersebut mengalami keracunan seusai minum kopi penambah stamina bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan.

Akibatnya, belasan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang harus menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Sumedang, Selasa 17 September 2019 malam. Menurut Staf Bagian Seksi Inspeksi BPOM Bandung Wenni, jika dikonsumsi secara rutin, kopi penambah stamina itu diduga mengandung sildenafil dan tadalafil.

"Kopi bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan itu kami pastikan ilegal. Semua izinnya dipalsukan. Kopi penambah stamina itu diduga mengandung sildenafil dan tadafil," katanya di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Rabu (18/9/2019).

Wenni menyatakan, untuk memastikan kandungan yang terdapat di dalamnya hingga menyebabkan orang yang mengonsumsinya keracunan, memang harus diteliti lebih lanjut. "Kepastiannya perlu diuji lanjut, tapi biasanya untuk stamina pria itu kandungannya memang itu," katanya.

Apabila kopi itu dikonsumsi lanjutnya, dapat menyebabkan kerusakan fungsi saraf pusat. "Bila dikonsumsi secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan fungsi saraf pusat. Bahkan, bisa berakibat kematian jika dikonsumsi secara rutin," tegas Wenni.

Sementara itu, salah seorang korban asal Kelurahan Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, Redi mengaku awal mula merasakan efek kopi pusing dan lemas. "Beberapa jam setelah itu terasa pusing dan lemas, jalan sempoyongan lalu tak sadarkan diri," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,