Dua Pendemo Tewas di Yaman

Dua Pendemo Tewas di Yaman

Dua Pendemo Tewas di Yaman

Aden -Dua pemrotes dari gerakan pro-pemisahan diri Yaman Selatan tewas dan 10 orang lagi cedera dalam bentrokan dengan pasukan polisi Yaman di Kota Pelabuhan Aden di bagian selatan negeri itu, Minggu malam (30/11/2014).
 
"Pasukan polisi menggunakan gas air mata dan amunisi aktif untuk membubarkan ribuan pemrotes pro-pemisahan diri di Permukiman Mualla di Aden. Dua orang tewas dan 10 orang lagi cedera," kata seorang pegiat pemuda Ahmed Rasheed kepada Xinhua.
 
"Peserta demonstrasi pemisahan diri berpawai dari bundaran umum di Kabupaten Khor Maksar dan bergerak ke arah markas pemerintah lokal Aden, yang berada di Permukiman Mualla," kata pegiat tersebut.
 
Seorang saksi mata mengatakan, "Personel keamanan dan beberapa pria bersenjata dari kelompok pemisahan diri di dalam demonstrasi itu terlibat bentrokan bersenjata yang berlangsung selama beberapa menit." Beberapa sumber medis di rumah sakit Aden mengkonfirmasi kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang-- jumlah korban jiwa dari kedua pihak tersebut dan berkata, "Sebanyak 10 pemrotes menderita luka serius selama penembakan secara membabi-buta." Pada Ahad pagi, puluhan ribu demonstran pro-pemisahan diri berkumpul di seluruh jalan raya Aden untuk menyerukan kemerdekaan dari Yaman Utara. Demonstrasi itu digelar pada peringatan ke-47 kemerdekaan Yaman dari Inggris.
 
Yaman Selatan dan Utara bersatu secara damai pada 1990, tapi hubungan kedua wilayah tersebut memburuk pada 1994. Seruan bagi pemisahan diri wilayah selatan negeri itu disampaikan lagi pada 2007.
 
Warga Yaman Selatan telah mengeluh mereka tersisihkan terutama sejak mereka kalah dalam perang saudara selama empat-bulan pada 1994.
 
Protes pro-pemisahan diri meningkat di Yaman Selatan di tengah situasi ekonomi yang bertambah buruk dan dugaan diskriminasi sehingga menguntungkan orang Yaman Utara.
 
Keprihatinan telah meningkat sejak konflik di Yaman Selatan menciptakan ketidak-stabilan sehingga Al Qaida memperoleh kesempatan yang meraih tempat berpijak. (AY)
.

Categories:Internasional,
Tags:kerusuhan,