Misteri Gadis Indigo yang 'Tembus' Lokasi KKN Desa Penari

Misteri Gadis Indigo yang 'Tembus' Lokasi KKN Desa Penari

Frislly Herlind. (foto - Instagram)

Banyuwangi  -  Masih  banyak  misteri  yang  tersisa  menyoal  kisah  horor  Desa  Penari.  Frislly  Herlind,  salah  seorang indigo pun mengungkap mengenai cerita KKN Desa Penari yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Menurut Frislly, roh dua tokoh di kisah KKN Desa Penari yang meninggal dunia hingga saat ini masih bernaung di desa itu. Ia pun mengaku tengah mengulik cerita itu sendiri. "Aku menembusnya sudah bukan lewat cerita, tapi aku tidur dulu dan jalan-jalan ke sana," kata Frislly.

Menurutnya, dari kejadian atau yang dialami oleh beberapa orang tersebut memang benar-benar cerita nyata. Namun ia mengaku, kalau akun SimpleMan menulis cerita itu di Twitter dengan diberi bumbu agar kelihatan lebih menarik.

Desa tersebut katanya, memang benar ada. Desanya beneran ada tapi mungkin bukan Desa Penari, namun katakanlah namanya desa X atau Y. Di desa itu memang memiliki aura yang sangat gelap.

Kenapa, tempatnya memang auranya gelap banget karena untuk masuk ke desa tersebut harus melewati hutan. Belum lagi desa itu berada di bawah kaki pegunungan, sehingga untuk kita lihat lampu aja jarang. Warga di sana pun sepertinya sudah terbiasa sama kegelapan.

Bahkan, ia pun takut jika harus masuk ke sana lagi meski ia seorang indigo. "Seorang anak indigo aja takut, jujur aku takut," aku Frislly. Ia pun menceritakan, guardian angel atau sosok penjaga Nur di cerita KKN Desa Penari yang sempat ditolak oleh para penghuni di Desa Penari.

Menurut Frislly, setiap orang pasti memiliki guardian angel dan bentuknya pun beragam. "Kalau dari tokoh Nur dijagain sama nenek yang memang garis keturunan keluarganya, jadi itu emang turun temurun. Entah sebelumnya jagain mamahnya Nur atau siapanya Nur," katanya.

Ia juga menyebut kalau guardian angel yang dimiliki setiap orang pasti positif, termasuk Nur. "Kalau misalkan kita datang ke tempat yang memang jarang dimasuki sama manusia, udah pasti jin-jinnya itu merasa ada teman atau mainan baru. Kalau dia lihat ada penjaganya pasti mencoba untuk mengusir," tegasnya.

Tak hanya Ayu saja yang memiliki penjaga, tapi semua tokoh di cerita tersebut juga memilikinya. "Kan ada dua tokoh yang disebutin meninggal, itu sebenarnya yang jagain ada, tapi pas masuk ke Desa Penari, mereka memilih buat pergi lagi karena mereka takut sama jin yang ada di tempat itu," sebut Frislly.

Dua tokoh di KKN Desa Penari tersebut sebenarnya bukanlah menjadi tumbal. Dari versi Frislly sendiri melihat mereka berdua menjadi tumbal, tapi mereka berdua ini keseret ke dimensinya mereka (gaib), mengingat dimensi kita dengan dimensi gaib itu bersebelahan.

Dengan demikian, kalau jiwa kita ada di sini tapi rohnya ke rumah dia nggak bisa balik otomatis terlepas dan jiwanya kosong, sehingga bisa meninggal," katanya. Bahkan, ia menyebutkan kalau roh kedua tokoh itu masih ada di sana.

"Jadi rohnya kedua orang itu yang aku lihat masih ada di desa sampai sekarang. Mereka bisa keseret ke sana karena memang auranya negatif". Bahkan, dia punya pikiran yang agak jorok kepada perempuan yang ada di sana.

Ia mengatakan, jiwa dari kedua tokoh itu disimpan di dimensi lain. "Jiwanya disimpan di dimensi mereka, kalau di cerita KKN Desa Penari kan jinnya menyerupai perempuan cantik. Memang cantik sih, tapi dia ular dan kayak punya kerajaan. Jadi mungkin mereka dikunci di sana," tambah Frislly Herlind. (Jr.)**

.

Categories:Unik,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait