Fenomena 'Gerhana Satelit' Bakal Terjadi 23 September 2019

Fenomena 'Gerhana Satelit' Bakal Terjadi 23 September 2019

Fenomena Gerhana Satelit Terjadi pada 23 September 2019. (foto - Youtube)

Jakarta - Lembaga  Penerbangan  dan  Antariksa  Nasional  (Lapan)  lewat  akun  Instagramnya  @lapan_RI,  beberapa  hari lalu menginformasikan bakal terjadi Gerhana Satelit (sun outage) pada 23 September 2019.

Bagi masyarakat, informasi tersebut tentunya menjadi hal yang baru, di mana sebagian selama ini masyarakat hanya mengetahui soal gerhana Matahari dan gerhana Bulan.

Dalam dunia telekomunikasi satelit, ada istilah sun outage atau gerhana satelit. Ini adalah fenomena tahunan biasa, di mana Bumi, satelit, Matahari berada pada satu garis lurus.

Sun outage tersebut biasanya terjadi, khususnya pada satelit yang mengorbit Bumi secara geostationer. Dampaknya, stasiun di Bumi tidak dapat menerima sinyal dari satelit geostationer selama 5 - 14 menit.

Peristiwa tersebut bisa terjadi karena banyaknya gelombang elektromagnetik, khususnya gelombang jarak pendek yang dipancarkan Matahari. Dengan demikian, hal itu menyebabkan gangguan sinyal dari satelit geostasioner ke stasiun di Bumi.

Sinyal kemudian menjadi melemah dan stasiun di Bumi tidak mendapat menerima sinyal dari satelit. Biasanya, peristiwa itu terjadi setelah adanya Kulminasi Matahari, yang tahun ini berlangsung pada 18-25 Maret dan 14-28 September.

Gerhana satelit diperkirakan terjadi pada 23 September dan sebetulnya sudah terjadi pada 21 Maret lalu. Peristiwa itu tidak akan berlangsung lama, dan hanya bertahan 5 hingga 14 menit, dimulai dari pukul 12.00 siang waktu setempat. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,