AG Pemeran Video 'Seks Gangbang' Diringkus Setelah Buron

AG Pemeran Video 'Seks Gangbang' Diringkus Setelah Buron

AG pemeran dalam video 'Seks Gangbang' Garut akhirnya diringkus setelah buron sekitar satu bulan. (foto - ist)

Garut - AG  alias  D  (29)  salah  seorang  pemeran pria  dalam  video  "Seks Gangbang"  Garut  akhirnya  berhasil  diringkus polisi setelah buron sekitar satu bulan, Senin (23/9/2019). Dengan ditangkapnya AG, kini tinggal satu orang lagi yang masih DPO.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng menyatakan, AG ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Garut di rumahnya kawasan Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung sekitar pukul 14.00 WIB.

"Ia sekarang ini sudah berada di Mapolres Garut dan masih menjalani pemeriksaan intensif," kata Maradona di Mapolres Garut Jalan Sudirman Kabupaten Garut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara katanya, antara sosok pria yang ada dalam video dengan AG memang ada kecocokan. Hal itu kemudian diperkuat dengan pengakuan AG sendiri, memang dirinya salah satu pria yang ada di dalam video yang sempat viral tersebut.

Maradona menyebutkan, sebelum berhasil ditangkap, AG diketahui sering berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya, untuk menghindari kejaran polisi. Ia sempat lari ke luar kota, bahkan ke luar Jawa untuk mencari aman.

"Namun pada umumnya sering di Bandung, dan sekali-sekali ke Garut. Kita dapat informasi, hari ini ia sedang berada di rumahnya di Kabupaten Bandung. Makanya kita langsung terjunkan tim untuk menangkapnya," tegas Maradona.

Ia menyatakan, kasus video mesum "Seks Gangbang" yang saat ini tengah ditangani pihaknya ada dua. Salah satu video merupakan adegan mesum yang dilakukan ramai-ramai atau gangbang, dan satunya lagi adegan ranjang yang dilakukan tersangka VA dan W bersama A alias Rayya.

Maradona menambahkan, mengenai pengunggah video pertama hingga saat ini masih dalam penelusuran. Namun, dugaan sementara yang pertama kali menyebarkan video mesum tersebut adalah A alias Rayya, karena semua video ada di HP miliknya.

"Setelah HP milik Raya diamankan, aktivitas di twitter pun berhenti. Namun demikian, untuk pembuktian harus menunggu hasil digital forensik, meskipun yang kuat memang mengarah kepada Rayya,” katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,