Rusia Tuduh NATO Goyang Eropa Utara

Rusia Tuduh NATO Goyang Eropa Utara

Alexei Meshkov.

Moskow - Rusia percaya NATO sedang menggoyang Eropa Utara dan negara Baltik, termasuk dengan mengadakan pelatihan tentara di sana, kata kantor berita Interfax pada Senin (1/12/2014) mengutip keterangan Wakil Menteri Luar Negeri Alexei Meshkov.

Rusia menuduh NATO melanggar batas dengan memperkuat hubungan dengan negara Eropa timur, yang biasa dikuasai Uni Soviet dan Moskow semakin mengencangkan otot tentaranya pada tahun ini karena hubungan dengan Barat memburuk atas Ukraina.

"Apa yangdiperbuat Panglima Sekutu Eropa NATO, Philip Breedlove, dan lain-lain? Mereka mencoba mengguncang wilayah paling tenang di dunia, Eropa Utara," kata Meshkov dalam wawancara dengan kantor berita itu.

"Pelatihan tentara tiada akhir, pengiriman pesawat mampu membawa senjata nuklir ke negara Baltik. Kenyataan itu sangat buruk," katanya.

Ia menambahkan, "Pihak berwenang Rusia sedang dan akan mengambil langkah tegas untuk menjaga keamanan Rusia dan warganya, tidak peduli menyangkut bagian mana dari negara kami." NATO meningkatkan pelatihan bersama dan menawarkan tambahan balabantuan dan perputaran sementara pasukan di Eropa timur untuk meyakinkan anggota di wilayah itu, yang khawatir dengan kemelut di Ukraina, tempat Moskow membantu pemberontak.

Saat diminta menanggapi pernyataan Meshkov itu, duta besar Amerika Serikat untuk NATO dalam jumpa pers di Brussels mengatakan bahwa tindakan tersebut untuk menunjukkan kepada anggota bahwa persekutuan itu bertekad membela diri bersama.

"Mereka tidak dirancang dengan cara apapun untuk mengancam, memancing atau menggoyang," kata utusan itu, Douglas Lute, "Sebaliknya, mereka dirancang untuk menenangkan, menjadi jaminan bagi sekutu timur kami." "Ketika Anda melihat tingkat dan cakupan jaminan tersebut, itu benar-benar cukup untuk mempertimbangkan mereka memancing dengan cara apa pun," katanya.

Hubungan Kremlin dengan Barat merosot pada tahun ini sesudah Moskow menguasai semenanjung Krim dari Ukraina, mendorong Amerika Serikat dan Eropa Bersatu menjatuhkan hukuman terhadap Rusia.

Setelah pasukan khusus Rusia mengendalikan Krim, kerusuhan menyebar ke dua wilayah di Ukraina timur, tempat Barat menyatakan Moskow memberi uang, senjata dan pasukan penguat untuk pemberontak di sana. (AY)

.

Categories:Internasional,
Tags:perang,