AIIB Bukan Saingan ADB

AIIB Bukan Saingan ADB

Wakil Presiden Asian Development Bank (ADB) untuk Asia Timur, Asia Tenggara dan Pasifik Stephen P Groff.(Foto:Net)

Jakarta- Wakil Presiden Asian Development Bank (ADB) untuk Asia Timur, Asia Tenggara dan Pasifik Stephen P Groff mengatakan, pendirian Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang diinisiasi oleh Tiongkok bukanlah kompetitor bagi ADB.

"Tidak, menurut kami itu bukan kompetitor ADB sama sekali. Menurut kami lagi-lagi kebutuhan investasi infratsruktur yang sangat besar di Kawasan Asia dan banyak ruang bagi kerjasama dengan berbagai institusi," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, seusai diterima Wapres Jusuf Kalla, Senin (1/12/2014), menanggapi pertanyaan wartawan terkait AIIB.

ADB adalah sebuah institusi finansial pembangunan multilateral yang menyediakan dana untuk proyek-proyek pembangunan. Bank ini didirikan pada 1966 dengan 31 negara anggota dan kini telah berkembang menjadi 63 negara. Indonesia bergabung dengan ADB sejak 1966.

AIIB, merupakan lembaga finansial yang bergerak dalam pembangunan infarstruktur di Asia yang diinisiasi oleh Tiongkok pada 2013.

Kehadiran AIIB menjadi salah satu lembaga multilateral untuk menyediakan dana bagi pembangunan infrastruktur di Asia. Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu telah menyatakan ikut bergabung dalam AIIB.

Stephen mengatakan, pihaknya menyadari kebutuhan dana investasi yang sangat besar di kawasasn Asia. ADB memperkirakan kebutuhan dana invesatsi infrastruktur di Asia hingga 2020 sebesar delapan triliun dolar AS.

Menurut dia, isu penting disamping investasi pembangunan adalah pengamanan di bidang lingkungan, perlindungan sosial dan tender (procurement) sehingga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan dalam jangka panjang dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat luas. (AY)

.

Categories:Perbankan,