Viral, Motivator Tampar 8 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang

Viral, Motivator Tampar 8 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang

Motivator tampar 8 siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang dalam seminar kewirausahaan. (foto - ist)

Malang - Tindakan tak terpuji sekaligus mencoreng Malang sebagai kota pendidikan dilakukan oleh seorang motivator dari CEO PT Piranhamas, Agus Setiyawan. Agus tega menampar sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang Jawa Timur.
 
Aksi main tangan tersebut dilakukan Agus di hadapan para siswa lainnya pada Kamis 17 Oktober 2019 sekitar pukul 10.00, di sela pemaparan materi motivasi dalam sebuah seminar. Salah satu siswa pun merekam kejadian itu dalam video berdurasi 18 detik hingga viral.
 
Perekam menyebar di sosial media melalui grup whatsapp hingga puncaknya viral di lini masa Facebook. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengaku telah menerima laporan itu kemarin sekitar pukul 18.30. Menurutnya,  tindakan kasar itu bermula dari asisten komputer SMK Muhammadiyah 2 Malang yang salah ketik.
 
"Bapak Budi (asisten komputer) diperintahkan untuk menulis kata "Goblok" di layar. Namun yang ditulis "Goblog". Kontan saja para peserta seminar para siswa SMK Muhammadiyah 2 tersebut menertawakannya," katanya.
 
Lalu Agus pun langsung menanyakan siapa saja di antara para siswa yang tadi menertawakan. Namun, seluruh siswa bungkam. Entah apa yang merasuki Agus, ia memanggil beberapa siswa yang duduk di baris kesatu dan kedua. Mereka ditampar secara bergantian.
 
"Tindakan pemukulan itu sejenis tempeleng dengan tangan. Suara tempelengan itu pun keras dan sampai terdengar ke barisan belakang siswa. Diduga, ia juga meneriakkan kata 'goblok' dan 'duduk'," tegas Dony. Menurutnya, tindakan tersebut masuk ke dalam ranah kekerasan anak.
 
Tindakan Agus tersebut jelas mencoreng citra Malang yang dikenal sebagai Kota Pendidikan. Apalagi dia merupakan orang di luar lingkungan sekolah, yang didatangkan khusus untuk menjadi motivator para siswa kejuruan.
 
Sejauh ini, otoritas sekolah telah mengadakan pertemuan dengan para orangtua siswa korban kekerasan di aula tempat seminar tersebut. Beberapa orangtua siswa memutuskan untuk melapor ke Polres Kota Malang. Apalagi salah satu siswa berinisial M ditampar di bagian mulut hingga berdarah.
 
Kepala SMK Muhammadiyah 2, Nur Cholis mengatakan kegiatan seminar rutin dilakukan oleh sekolah. Namun, peristiwa kekerasan terhadap siswa baru kali pertama terjadi. Kegiatan itu bertema "Seminar Motivasi Berwirausaha".
 
"Agus ini orang luar sekolah sebagai motivator kewirausahaan. Seminar diikuti semua siswa mulai kelas X hingga XII.  Sedikitnya ada 125 siswa yang turut mengikuti seminar. Siswa yang ditampar oleh Agus ada delapan orang, sebut Cholis. (Jr.)**
.

Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait