Sempat Ateis, Aktris Pakistan Kisahkan Hijrah Jadi Muslim

Sempat Ateis, Aktris Pakistan Kisahkan Hijrah Jadi Muslim

bintang serial televisi di Pakistan Yashma Gill. (foto - Instagram)

Islamabad - Dikenal  sebagai  bintang  serial  televisi  di Pakistan,  Yashma  Gill  belum  lama  ini berbagi  kisah  hijrahnya  dari sebelumnya ateis menjadi muslim. ia ungkap kisah hijrahnya dalam wawancara dengan Samina Peerzada, sebagai pemandu acara talkshow di Pakistan.

Menurut Yashmina Gill, bagaimana dulu dirinya sempat menjadi ateis alias tidak memiliki agama. "Aku terbiasa menganalisa secara berlebihan segala sesuatu, memastikan tidak menyinggung orang lain dan berusaha baik pada semua orang," aku Gill.

Namun demikian, aku malah menyakiti diriku sendiri hingga pada satu titik dirinya kehilangan kepercayaan. Ia sampai bilang jika memang ada seseorang di atas sana (Tuhan YME), yang seharusnya tidak menderita seperti ini.

Yashma menjelaskan, saat iman seseorang melemah seperti ada selubung yang menutup pikiran. Oleh karena itu, meski berbagai pertanyaannya akan berbagai hal terjawab atau dijawab, ia tidak bisa untuk memahaminya.

Ketika Yashma Gill merasa sudah kehilangan iman itulah kemudian ia bertemu dengan seorang perempuan berhijab, bernama Warda. Ketika itu dia tengah menempuh pendidikan bidang psikologi di Australia.

"Saat melihatnya aku berpikir kami tidak akan bisa berteman karena dia terlihat seperti Muslim yang sangat taat, dia pasti akan menilaiku buru jadi aku tidak terlalu memedulikannya. Namun ternyata dia orang yang sangat baik, tidak pernah dia menilaiku apa pun. Dia memahamiku dan masalahku, serta mulai menjelaskan hal-hal dari perspektifnya," sebut bintang serial Pakistan Alif itu.

Warda lalu meminta Yashma untuk coba kembali memiliki keyakinan. Saat itu Warda mengatakan, ‘coba saja dan jika ternyata keyakinanmu pada Tuhan tidak kembali setelahnya, kamu bisa tetap menjadi ateis.’ Warda pun menyuruhnya untuk menjalankan ibadah saat Ramadan.

Ia harus menjalankan salat lima kali sehari dan puasa selama satu bulan penuh. Semua itu harus dilakukannya dengan sepenuh hati. "Dia memintaku untuk berdoa dan meminta pada Allah untuk lebih dekat denganku dan membiarkan aku meyakini-Nya," demikian kenang perempuan kelahiran 20 November 1989 itu.

Aktris berambut panjang itu pun melakukan semua yang disarankan Warda. Ia memberikan sepenuh jiwa raganya untuk menjadi muslim. Warda juga mengajarinya untuk berdoa dan membaca bacaan salat, memastikan dia tahu arti dari setiap kata dalam bahasa Arab yang diucapkannya.

"Setelah melakukan semuanya dan memberikan seluruh jiwaku, saat Ramadan berakhir aku bilang ke Warda bahwa aku sudah memberikan 100 persen, tapi kenapa aku tidak mendapatkan petunjuk apapun," kata Yashma.

Dua hari setelah berhenti mencoba menjadi muslim, Yashma mengaku merasa seperti ada yang hilang dari rutinitasnya. Perasaan gelisah yang dulu pernah dirasakannya dan sempat hilang saat dia rutin salat serta puasa, tiba-tiba kembali lagi.

Setelah berpikir lagi Yashma baru menyadari, saat Ramadan lalu dia sebenarnya mendapatkan banyak hal. Seperti menemukan pekerjaan pertamanya setelah tinggal di Australia, dan bisa mengatasi beberapa masalah keluarga.

"Hidupku jadi sangat bahagia dan positif. Namun aku tidak menyadarinya saat itu. Aku hanya terus bertanya-tanya apa yang hilang. Dan aku baru menyadarinya sekarang, kedamaian, kebahagiaan yang aku cari di tempat lain sebenarnya sudah aku temukan," katanya.

Yashma menambahkan, ternyata jawaban dari pencariannya selama ini untuk mengatasi depresinya adalah dengan percaya pada Yang Maha Kuasa. (Jr.)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait