Sekitar 5 Jam, Kebakaran Pipa di Cimahi Akhirnya Padam

Sekitar 5 Jam, Kebakaran Pipa di Cimahi Akhirnya Padam

Kebakaran pipa minyak Pertamina di Cimahi Selatan akhirnya padam. (foto - ant)

Bandung  -  Kebakaran  pipa  minyak  Pertamina  di  area  pengerjaan  Kereta  Api  Cepat  Indonesia - China  (KCIC)  wilayah Melong Mancong Kecamatan Cimahi Selatan akhirnya bisa dipadamkan, Selasa (22/10/2019) sore.
 
Proses pemadaman dengan menggunakan cairan khusus dan dilakukan penutupan pipa. Berdasarkan pantauan di lapangan, belasan unit petugas kebakaran sejak siang terus berusaha melakukan pemadaman dengan menggunakan air.
 
Embusan angin kerap membuat api terus membesar, kepulan asap hitam pekat pun tampak membumbung tinggi dari lokasi kejdian. Meski begitu, petugas Damkar terus berupaya melakukan pemadaman. 
 
Komandan Regu Dinas Kebakaran Cimahi Indrahadi mengatakan, kebakaran itu cukup sulit untuk dipadamkan. Petugas melakukan penyekatan agar api tak merembet ke daerah sekitar.
 
Pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk melakukan penutupan jalur minyak, pada pipa yang terbakar itu. "Kami minta Pertamina untuk menghentikan suplai minyak pada pipa sementara, menutup jalur dari Ujungberung, namun menyisakan beberapa liter (minyak) menunggu habis," katanya. 
 
Selain itu, pemadam kebakaran dari Pertamina pun telah tiba di lokasi dan membawa cairan khusus, yakni berupa aff foam (busa) atau teepol. "Pemadam kebakaran Pertamina ada cairan khusus aff foam atau cairan teepol tersebut untuk memadamkan api," katanya.
 
Setelah dilakukan pemadaman dengan menggunakan cairan tersebut, akhirnya api pun berangsur berkurang sampai akhirnya padam sekitar pukul 17.25 WIB, atau butuh waktu lebih dari lima jam hingga api benar-benar padam," katanya.
 
Dandim 0609 Kabupaten Bandung Letkol Arhanud Teguh Waluyo menyatakan, sejauh ini warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian tidak terkena imbas kebakaran.
 
Lokasi kebakaran itu sendiri berada di antara dua desa di Kabupaten Bandung, yakni Desa Nanjung dan Desa Margaasih. "Kami bersama-sama Polri melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak mendekat ke lokasi, karena dikhawatirkan ada ledakan susulan," katanya.
 
Sementara itu, pihak Pertamina membenarkan pipa yang terbakar di dekat proyek kereta cepat merupakan pipa miliknya. Hal itu terjadi pada pipa yang tengah menyalurkan BBM jenis Pertamina Dex dari Terminal Ujungberung ke Padalarang, tepatnya di pinggir jalan tol Padalarang - Buahbatu KM 129.

"Aliran BBM di pipa tersebut sementara sudah dihentikan dan Pertamina fokus pada pemadaman berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran setempat," katva Dewi Sri Utami, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR III.

Ia memastikan, pasokan BBM di Bandung dan sekitarnya aman. Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam tahap investigasi. "Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan dari dampak kebakaran tersebut," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,