Polres Bogor bongkar praktik prostitusi penjualan gadis desa

Polres Bogor bongkar praktik prostitusi penjualan gadis desa

Polres Bogor ungkap praktik penjualan perawan desa. (foto - ist)

Bogor  -  Jajaran  Polres  Bogor  membongkar  tindak  prostitusi  dengan  modus  menjual  perawan  desa.  Pelaku  inisial  Y (28) dan GG (29) ditangkap saat menjalankan aksinya di salah satu hotel di kawasan Sentul City, pada Selasa 15 Oktober.

Diketahui, kedua tersangka tersebut menjual keperawanan KO (20) seharga Rp 20 juta kepada lelaki hidung belang, yang saat ini masih diperiksa Polres Bogor.

Kapolres Bogor AKBP M Joni mengatakan, Y dan GG mewajibkan calon konsumen membayar uang muka Rp 3 juta, dan sisanya Rp 17 juta dibayar saat berhubungan selesai. "Ini perdagangan orang dengan korban berinisial KO, perawan desa asal Bogor. Kita tangkap setelah selesai bertransaksi," katanya, Rabu (23/10/2019).

Ia mengatakan, tersangka memasarkan korban melalui media sosial, antara lain Facebook dan aplikasi Line. "Dalam proses perekrutan korban tidak ada yang ditutupi. Sudah saling tahu. Dari Rp 20 juta, uang muka untuk penjual, sedangkan sisanya Rp 17 juta untuk yang dijual," tegas Joni.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku tidak hanya beroperasi di Bogor tapi juga se-Jawa Barat, bahkan ke luar Jawa seperti di Samarinda. "Lintas provinsi karena saat kejadian ada yang dikirim ke Samarinda. Kedua tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,