Pipa Minyak Pertamina terbakar sawah warga pun tercemar

Pipa Minyak Pertamina terbakar sawah warga pun tercemar

Sawah warga tercemar minyak setelah kejadian kebakaran pipa Pertamina di Cimahi Selatan. (foto - ist)

Bandung  -  Ledakan  serta  kebakaran  pipa  penyalur  bahan  bakar  minyak  (BBM)  jenis  Pertamina  Dex  menyebabkan sawah milik warga Kampung Mancong Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan pun tercemar.
 
Diduga, pipa milik Pertamina tersebut meledak kemudian terbakar hebat terkena pengeboran alat berat proyek pembangunan jalur Kereta Cepat Jakarta - Bandung.
 
Berdasarkan penuturan warga yang juga pengelola sawah Saripudin menyatakan, tumpahan bahan bakar minyak dari pipa tersebut membuat sawahnya tercemar minyak. Padahal, sawah tersebut baru ditanami benih sekitar tiga minggu lalu.
 
"Ada sekitar 100 tumbak sawah milik saya tercemar minyak. Hal itu jelas sangat merugikan dan saya akan menuntut ganti rugi," katanya, Rabu (23/10/2019).

Selain itu, dampak kebakaran itu juga dialami oleh warga lainnya, Jajang. Sebuah minibus Daihatsu Zebra Espass dengan nomor polisi D 1323 NF miliknya mengalami rusak berat. Pada saat kebakaran tersebut mobil milik Jajang hangus terbakar.

"Bagian belakang dan samping badan mobil terbakar karena terkena semburan api. Mobil tersebut sekarang tidak bisa dipakai lagi," katanya.

Ketika kejadian tersebut, warga sempat mengalami kesulitan untuk mengevakuasi barang ataupun kendaraan milik mereka. Hal itu dikarenakan ketika terjadi kebakaran, sang pemilik tidak berada di lokasi kejadian.
 
"Pada saat kebakaran saya lagi kerja, mobil terpaksa dipindahkan sama warga," kata Jajang yang membeli mobil berwarna hijau itu seharga Rp 30 juta.
 
Pengurus RW 01 Cecep Irfan menyebutkan, hasil pendataan mengenai kerugian akibat kebakaran pipa Pertamina tersebut, antara lain tercemarnya sawah seluas sekitar 1.400 meter persegi, 1 unit mobil dan 3 torrent warga rusak.
 
"Ibu Miranti, perwakilan dari PT CREC sudah bilang kepada pengurus RW, untuk didata mengenai kerugian yang dialami oleh warga. Nanti datanya diserahkan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,