Proyek BIUTR Bakal Pangkas Lahan Kantor Imigrasi Bandung

Proyek BIUTR Bakal Pangkas Lahan Kantor Imigrasi Bandung

Kantor Imigrasi Klas 1A Bandung di Jalan Surapati Nomor 82 Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung - Lahan Kantor Imigrasi Klas 1A Bandung yang berada di Jalan Surapati Nomor 82 terancam berkurang, jika pengerjaan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) terealisasi. Lahan seluas 10 meter harus direlakan oleh kantor itu, untuk mendukung pembangunan BIUTR.

Berdasarkan informasi, Jumat (25/10/2019) Kantor Imigrasi Klas 1A tersebut akan terpotong sekitar 10 meter. Lahan yang terpotong itu mulai dari pagar depan hingga ke area parkiran mobil, jika pembangunan BIUTR dimulai.

Namun demikian, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah melakukan komunikasi dengan Pemkot Bandung, untuk menyediakan lahan baru bagi kantor itu. Sejauh ini, memang ada usulan kantor itu direlokasi ke wilayah lain.

Seperti diketahui, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk mewujudkan Bandung yang bebas dari kemacetan. Yakni dengan mencanangkan beberapa program, lewat Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) dan flyover dari Pasteur sampa ke BTC.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna beberapa waktu lalu, pertumbuhan penduduk dengan aspek geodemo tidak selalu dalam posisi yang seimbang, termasuk mengenai masalah transportasi.

Data menyebutkan, jumlah kendaraan terus mengalami peningkatan sebesar 11-13 persen per tahun. Hal itu berbanding terbalik dengan fasilitas umum transportasi maupun jalan yang pertumbuhannya sangat kecil.

Oleh karena itu katanya, pihaknya tengah menggodok ulang transportasi yang ada di Kota Bandung ke Dinas Perhubungan. "Tahun depan akan hadir berbarengan juga dengan pembangunan fly over dari Pasteur sampai ke BTC," katanya.

Selain itu Ema menambahkan, yang paling memungkinkan adalah menyediakan transportasi berbasis rel, yakni monorail. Sebab keadaan jalan di Kota Bandung dinilai tidak memungkinkan untuk dibangun trem.

"Paling visible yang berbasis rel, misalnya monorel. Kalau kita bangun di jalan horizontal, dengan kondisi Bandung seperti ini untuk membangun trem saya pikir kurang layak. Namun kalau monorel kenapa tidak," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,