Pergerakan Tanah di Ciamis, 24 Rumah Warga pun Rusak

Pergerakan Tanah di Ciamis, 24 Rumah Warga pun Rusak

Rumah rusak akibat pergerakan tanah di Ciamis terus bertambah. (foto - ist)

Ciamis - Pergerakan tanah terjadi di Dusun Sukamandi Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jabar terus terjadi. Setiap hari rumah yang retak terus bertambah hingga total mencapai 24 rumah.
 
Dari jumlah itu 4 rumah dinyatakan rusak berat, sisanya rusak sedang dan ringan. Meski dinyatakan rusak sedang, kondisinya rawan ambruk. Pada malam hari penghuni rumah pun terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Pergerakan tanah tersebut terjadi karena musim kemarau yang cukup panjang. Kondisi tanah menjadi kering ditambah lokasi Dusun Sukamandi berada di lahan miring, tepatnya perbatasan antara Ciamis dan Jateng.
 
"Setiap hari ada laporan perkembangan rumah rusak akibat pergeseran tanah. Laporan masuk ke desa 10 rumah, hari ini tercatat sudah 4 rumah, sehingga total 24 rumah yang rusak dan retak-retak. Rumah yang rusak parah 4 unit," kata Kepala Dusun Sukamandi Ela Nursari, Rabu (30/10/2019).

Menurut Ela, sebetulnya rumah yang retak jumlahnya lebih dari itu Namun retakan masih kecil dan tergolong wajar dan masih aman untuk dihuni. "Hadapi musim hujan warga khawatir pergerakan tanah terus terjadi. Kami sudah memperingatkan waspada dan mengungsi di malam hari," katanya.

Pergerakan tanah di wilayah Dusun Sukamandi terjadi hampir setiap tahun. Baik pada musim kemarau atau hujan. Itu terjadi karena kondisi tanah di lokasi itu cukup labil. Selain labil, posisinya miring jadi terjadi pergerakan tanah tiap tahun. 
 
"Namun untuk tahun ini merupakan yang paling parah, retakan rumah yang rusak cukup besar," tegas Ela. Bantuan dari Pemkab Ciamis lewat BPBD sudah ada berupa sembako. Namun bantuan untuk perbaikan rumah belum ada.

"Warga berharap adanya bantuan untuk perbaikan rumah. Sementara untuk relokasi belum ada rencana, warga belum ada yang direlokasi," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,