Dirut Akumobil Jadi Tersangka Dijebloskan ke Sel Tahanan

Dirut Akumobil Jadi Tersangka Dijebloskan ke Sel Tahanan

Nasabah Akumobil tunjukkan bukti pemyaran. (foto - ant)

Bandung - Satuan  Reserse  Kriminal  Polrestabes  Bandung  akhirnya  menjebloskan  Direktur  Utama  (Dirut) Akumobil berinisial Br ke sel tahanan. Langkah hukum itu dilakukan, setelah penyidik menetapkan Br sebagai tersangka dugaan penipuan terhadap ribuan nasabah Akumobil.
 
Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai, Dirut Akumobil itu telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan. Sedangkan pengelola Akumobil, antara lain Direktur Keuangan Alif, Direktur Permasaran Firman dan empat staf administrasi masih berstatus sebagai saksi.
 
"Saat ini Dirutnya (Br) sudah ditahan. Sedangkan direktur lain dan staf Akumobil masih sebagai saksi," kata M Rifai, Sabtu (2/11/2019). Sejauh ini, ia belum bersedia menjelaskan lebih detail terkait penetapan tersangka terhadap Br tersebut. Sebab, saat ini proses penyidikan masih berjalan.
 
Sebelumnya, pada Kamis 31 Oktober 2019 malam ribuan nasabah Akumobil menggeruduk dealer Akumobil di Jalan Sadakeling Nomor 23 Kota Bandung. Situasi sempat memanas karena pihak Akumobil tak kunjung mengembalikan dana atau refund, atas pembelian mobil murah sesuai perjanjian.
 
Untuk menghindari terjadinya aksi anarkistis, polisi mengamankan total tujuh pengelola Akumobil. Antara lain Dirut Akumobil Br, Direktur Keuangan Alif dan Direktur Pemasaran Firman serta empat staf administrasi.
 
Pada Jumat 1 November 2019, sejumlah nasabah Akubomil pun mendatangi Mako Satreskrim Polrestabes Jalan Jawa Bandung. Mereka melaporkan pengelola Akumobil ke polisi. AKBP M Rifai menyebutkan, dari ribuan nasabah baru tiga orang yang resmi melaporkan kasus dugaan penipuan itu ke Satreskrim.
 
Seperti diketahui, sejak awal 2019 lalu Akumobil menggelar promosi "flash sale" kendaraan di beberapa mal besar dari Kota Bandung dan Cirebon dengan iming-iming harga murah.  Promo itu antara lain berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Jalan Gatot Subroto, Mall Paskal 23 Jalan Pasirkaliki serta Grage Mall.
 
Menurut sejumlah nasabah, hanya dengan uang Rp 50 juta dan Rp 59 juta masyarakat dijanjikan bisa memiliki mobil baru Honda Brio dan Mobilio. Selain mobil, Akumobil juga menawarkan sepeda motor baru dengan harga sangat murah. Untuk Honda Beat, Akumobil menawarkan harga Rp 6 juta per unit.
 
Karena promosi itu sangat menggiurkan, banyak orang terpikat mereka langsung membayar lunas Rp 50 juta - Rp 59 juta untuk mendapatkan mobil baru.  Diperkirakan, jumlah nasabah yang menjadi korban Akumobil mencapai ribuan orang, dengan nilai uang yang telah dikumpulkan oleh Akumobil sekitar Rp 80 miliar.
 
Pihak Akumobil berjanji merealisasikan mobil itu satu bulan setelah acara flash sale digelar. Namun nyatanya setelah empat bulan berlalu, mobil yang dijanjikan tak kunjung ada. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,