Truk Boks Terperosok ke Jurang di Tanjakan Penganten Garut

Truk Boks Terperosok ke Jurang di Tanjakan Penganten Garut

Truk boks masuk jurang di Tanjakan Panganten Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut. (foto - ist)

Garut - Truk boks bermuatan air mineral kemasan gelas terjun ke jurang sedalam 100 meter di Tanjakan Panganten Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut, Rabu (6/11/2019).
 
Kapolsek Pamulihan Iptu Saef Balya mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, tepatnya di Jalan Raya Cisandaan Tagogan  (Tanjakan Panganten) Desa Halimun Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut.
 
Diduga, kecelakaan tersebut akibat rem kendaraan tiba-tiba blong saat melewati turunan Tanjakan Panganten. "Kendaraan yang terlibat kecelakaan truk boks warna silver bernomor polisi B 9113 TXU," katanya.
 
Menurutnya, kecelakaan bermula saat truk boks yang dikemudikan Edi Rustandi (32), warga Ciranjang Kabupaten Cianjur melaju dari arah Garut menuju Halimun. Namun saat melintasi Tanjakan Panganten, diduga rem kendaraan blong hingga tak bisa dikendalikan.
 
"Truk boks tersebut akhirnya masuk ke jurang sedalam 100 meter. Akibat kejadian tersebut, pengemudi mobil truk boks mengalami luka di bagian kepalanya," katanya.
 
Saef menyebutkan, sebelum masuk ke jurang kendaraan tersebut sempat menghantam bronjong yang belum lama dibangun oleh Satlantas Polres Garut di sekitar lokasi. Namun akibat kencangnya laju kendaraan saat melewati turunan, menyebabkan kendaraan terjun ke dalam jurang.
 
Pengemudi kendaraan nahas sudah berhasil dievakuasi ke Puskesmas Cisandaan untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan kendaraan yang digunakan masih dalam upaya evakuasi dari jurang sedalam 100 meter itu.
 
Berdasarkan informasi, korban diketahui baru pertama kali melewati Tanjakan Panganten sehingga tidak terlalu menguasai medan. "Kalau mobilnya memang sering terlihat melintasi jalur ini, tapi sopirnya baru," katanya.
 
Akibat kejadian itu, Saef mengimbau kepada seluruh pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melewati tanjakan dan turunan di Tanjakan Panganten. Dengan kondisi jalan yang berkelok dan kemiringan sekitar 45 derajat, bisa memicu terjadinya kecelakaan jika lengah. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,